OtomotifZone.com – Balikpapan. Bosan main di trek keras, Kijang pun ingin merumput mencari sensasi lain. Namun kondisi standar tak memungkinkan. Maka terpaksa dioperasi untuk menambah kekuatan saat menerobos masuk ke dalam hutan di Borneo.
Inilah yang dilakukan Yusva Kusuma Jaya pemilik Toyota Kijang LX lansiran tahun 2000 berkelir putih. Orang pertama yang dikontaknya Yudhi Roswandy, modifikator sekaligus owner Borneo 4×4 Â Off-road Accesories, Apparel & Custom di Balikpapan, Kalimantan Timur via ponsel 081249469356. Tujuannya agar si Kijang berubah menjadi Custom ALTO (All Light Terain Off-road).

Kijang pun masuk kandang di Perum Balikpapan Regency Cluster Custerica Blok JE-3 No.19 di Jalan Syarifuddin Yoes. Yang pertama digarap Yudhi sektor kaki-kaki. Suspensi depan dan belakang diganti yang lebih panjang dari standar. Per belakang dirubah posisi dari bawah gardan menjadi ke atas gardan. Karet per diganti. Lalu stel torsian bar depan ditambah custom stabilizer depan dan belakang.
Agar tambah sangar, dipasang aksesoris. Mulai pemasangan snorkel, air scoop dan overender. Tak ketinggalan dilengkapi winch 8500 lbs plus tali sling. Jok lama diganti versi racing dan safety belt 4 titik lebar 3 inchi. GPS, Radio RIG Icom 2200 dan Toa ikut dipasang sebagai properti. Tambah macho dicantel jeriken besi 20 liter di buritan dengan pintel hook 4T.

Tambah custom look berkat dipasang bumper depan ARB dan bumper belakang ARB plus tire hunger. Bracket dudukan jeriken besi 20L menambah kuat kedudukan. Dipadu safety tangki dan safety radiator, serta safety engine. Bagian atas dijejali roofrack dan lampu LED depan dan belakang.

Masih sektor kaki, adaptor velg 5 cm dipilih custom besi. Kombinasinya velg R15 dengan pcd 114,3 dibalut ban Hankock ukuran 31 inchi. Pemilik puas, modifikator pun bangga dengan hasil karyanya. Klop deh!
Penulis : Noverry | Foto : Borneo 4×4

