Beranda News Dandim Cup FDR Geoneration Bromo Racing open Championship 2019 Probolinggo : Ikrom...

Dandim Cup FDR Geoneration Bromo Racing open Championship 2019 Probolinggo : Ikrom Gaza ancaman tim Honda Trimedia

1
3498
kelas MP6

OtomotifZone.com – Probolinggo. Kejuaraan Dandim Cup FDR – Geoneration Bromo Racing open Championship 2019 sukses digelar di jantung kota Probolinggo(24/3) . Bertempat di sirkuit semi permanen Jalan raya Panglima Sudirman depan kantor Walikota Probolinggo , menjadi ajang adu kebut 306 starter di 19 kelas yang dilombakan. Berbeda sedikit di seri ke 2 ini, dimana beberapa kelas motorprix dan kelas tambahan harus tereleminasi karena kekurangan peserta. Seperti kelas seeded Mp1 dan Mp2, Mp3 dan kelas Supermoto Open. Apa yang menjadikan hal ini timbul, “ Banyak gelaran yang memang berbenturan di hari ini, Jabar dan jateng, Jogjakarta. Meskipun berbeda provinsi namun jelas sangat mempengaruhi , dimana rider kita banyak yang malah balap disana “ ucap Frangky laurents pihak penyelenggara.

Frangky laurens penyelenggara

Jika di seri awal kemarin di kota Kediri (17/2), Atorix dari tim Honda Trimedia Arya 117 pemegang poin di pemula B (Rockie) disusul Farrel Ramadhani posisi kedua. Kali ini di seri ke 2 kota Probolinggo nama Ikrom Gaza dari tim Gazslor Tulungagung menggantikan kedudukan Atorix di poin puncak. Bahkan Atorix harus tergeser pada posisi ke 4, sementara Farrel Ramadhani tetap bertahan di posisi ke 2 standing poin. Atorix di pemula B sama sekali tidak mendapatkan poin, namun posisi ke 5 di pemula A (Novice). Sedangkan Farrel bernasib sial dimana di MP5 motor yang ditunggangi tergencet peserta lain saat warming up dan gagal start. Hal ini mempermudah Ikrom Gaza asal Sampang dan melenggang kuasai di MP5 dan MP6. “ semua tergantung yang diatas, namun motor ikrom memang sering saya riset, tak banyak perubahan nya . hanya beberapa part racing harus di upgrade semua “ jelas Dimas Gazslor tuner asal Tulungagung.

Ikrom Gaza

Pada kenyataan memang benar, karena di MP5 motor Jupiter MX King Gazslor meski harus posisi standart, namun throtle body kini berdiameter 30 mm dengan remeran Velocity yang pas. Sedangkan otak ECU pun sudah after market dengan gantian menjadi produk BRT Juken. Tak cukup sampai disitu dimana aliran gas buang pun kudu dirunah dengan produk knalpot racing SMR produk Jogjakarta. Dengan berbekal ini semua ikrom pun bertengger teratas pegang 70 poin di Rockie, gap posisi ke dua serlalu jauh 17 poin dengan Farrel tim MPM Honda Shakespeare 45.

Ikrom Gaza in action

Diseri ke 2 ini ada yang istimewa pada kelas tambahan yang dilombakan. Karena dibuka kelas RX King komunitas. Hal ini sontak menjadi pertanyaan besar, dimana jenis motor RX king adalah sport dan regulasi motor sport diwajibkan digelar di sirkuit permanen seperti gelora bung Tomo Surabaya. “ Memang benar peraturan itu, hanya di kelas RX King saat ini dibuat semacam latber secara fun race. Bahkan kelas – kelas dan kapasitas mesin masih bebas yang kebanyakan kondisi mesin standart 2 tak pabrik. Dalam catatan waktu saja per lap masih jauh dibawah kelas bebek standart 116 cc. dan juga karena ini rekomendasi ketum IMI Jatim karena ada perminataan tertulis Habib Hadi Zainal Abidin Walikota Probolinggo selaku pelindung Komunitas RX King Probolinggo “ papar Haris Barata ketua Juri Lomba IMI Jatim.

Kelas RX King standart Komunitas

Dengan dijajalnya kelas RX King yang mirip balap di Jogjakarta dan Jateng maka beberapa tim balap menjadi banyak tertarik dengan kelas motor klasik 2 tak ini. Karena di Jabar ,Jateng dan Jogjakarta kian hari semakin ramai saja meskipun digelar di sirkuit semi permanen.

Standing poin seri 2

Baca Juga : Hasil Lomba Dandim Cup FDR Geoneration 2019 Probolinggo
Penulis dan Foto : DIKi

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses