OtomotifZone.com-Medan. Kisah Katiman dan katimin memang menjadi cerita internal TEAM 86 DORA FASHION KABOCI 549 feat JC Suspension diajang JC Supertrack seri 3 2022, Sabtu-Minggu, 30-31 Juli 2022 di Jaharun Circuit Deli Serdang.
Katiman sepertinya sedang tidak bersahabat dan tampil kurang maksimal di Moto 1 rontok tak berbentuk, meski sempat memberi angin segar saat QTT JC02-Sport & Trail 2L 155 cc dan Sport & Trail 4L 250 cc Open Nasional.
Jurus dendamku motifasiku akhirnya dikeluarkan sang maestro Kaboci Brutal, penulis 2 kali mendatangi paddock team tak tampak batang hidungnya, usut punya usut ternyata sedang becengkrama dengan Katiman yang sedang ngambek, berkomunikasi dengan dunianya, akhirnya terbalaskan dendam kesumatnya di Moto 2.
Katiman ngamuk dan membabi buta menunjukan rasa bersalahnya di moto 1. Inggil Bernaditus sang partner Katiman mengerti sekali dendamnya sodara Katimin ini, menungu waktu dari 15 dekit, 5 detik dan startgate turun, sudah ditunggu pembalap nomer start 111, Katiman langsung ngacir sepanjang race dengan 9 pusingan.

Hingga bendera finish dikibarkan, Katiman meninggalkan gap 1,668 detik dari Mamo SS yang terus menguntit tapi tidak bisa menyentuh Katiman, dan Katiman pun sedang sombong untuk disentuh hingga akhirnya mampu menunjukan keperkasaannya, Moto 2 FFA open menjadi milik Katiman.
“Iya nih moto 1 mesin rontok, setengah hari saya riset dan set up Katiman di Ruko, karena part engine baru datang dari Jakarta Minggu pagi, saya langsung tutup ruang operasi dan bermeditasi dengan Katiman, alhamdulillah usaha keras dan tidak keras kepalanya Katiman mampu sumbangkan podium tertinggi di Moto 2, enak juga makan es cream sambil liat race ya”, jelas Achos Lalang dengan senyum sumringah setelah Katiman sabet juara di Moto2. Pasti enaklah, hati senang motornya menang kodooong.

Siapa Katiman brader dari Katimin, nama tersebut lahir dari sang owner JC Supertrack dan JC Suspension, Dudung Hartito, “ya biar mudah diingat aja, keduanya beda spek, satu turun di FFA satunya turun di Sport & Trail 4L 250 cc Open”, jelas sang empunya 2 K ini.
Tidak perlu ke Eropa-Eropaan, jika nama kampungpun menjadi terkenal, Semangat Katiman, salam untuk Katimin dan semoga seri 4 dan 5 kalian semakin melangit. Yamaha WR ditangan Kaboci disulap menjadi motor racing nan kenceng.




