
OtomotifZone.com-Wado Sumedang. Diantara kebimbangan jadi atau batalnya penyelenggaraan Agung Laksana Dragbike Open 2015 akhirnya digelar juga, meski banyak dragster ragu dengan kondisi lintasan yang menurut perwakilan Pengprov IMI Jabar ketika track inspection dinyatakan tidak layak namun akhirnya gelaran yang sukses dihajat Rabu-Kamis (13-14 Mei) kemaren akhirnya terlaksana juga, itu semua berkat keputusan brilian sang ketua Pengprov IMI Jabar untuk memutuskan dragbike tetap digelar.
Lebih kurang 300 dragster yang datang dari Jawa Timur, Jateng, DKI dan tentunya pembalap tuan rumah diajak rembug meilhat sirkuit yang kondisi aspalnya semulus paha ayam KFC namun memang kontur jalan yang menanjak akhirnya diputuskan balap lempeng 1 jalur dengan lebar lintasan 5 meter.

Eko Chodok dragster sohor asal Semarang, Ricko Bochel asal Jatim dan Senior dragbike Jabar Ayip Rosidi sebelumnya menjajal track yang ketika dilakukan ujicoba akhirnya diputuskan ambil jalan terbaik dengan satu jalur namun tetap 201 meter. Berkat win-win solution diantara mereka akhirnya hingga gelaran berakhir semuanya lancar tanpa ada gangguan dari segi penyelenggaraan kecuali memang sudah dibendungnya animo penonton yang haus hiburan hingga meluber hingga sering menutupi jalur kembalinya para pembalap menuju paddock.

“ini memang ada sedikit misscom dinternal Pengprov, padahal Penyelenggara sudah jauh-jauh bulan melakukan booking tanggal penyelenggaraan namun disini lambat untuk mengantisipasinya, sehingga akhirnya kita memutuskan event harus berjalan dengan beberapa catatan, kita mengapresiasi keinginan club baru G’beer Racing Team dalam hal ini, namun kedepannya sirkuit ini memang seyogyanya harus dicari alternatif lain untuk menggelar event yang sama, mungkin mencari tempat lain yang lebih representatif”, jelas H.Rio Teguh Pribadi sang ketua IMI Jabar yang ikut andil hingga gelaran ini sukses digelar.

Diskusi panjang antara promotor, RC dan Pengprov memang sempat terjadi sebelum gelaran namun berkat komunikasi yang bagus akhirnya gelaran bisa dilaksanakan,“ini catatan bagi Pengprov memang harus segera menindaklanjuti apabila ada club/penyelenggaran ketika mengajukan booking tanggal harus segera mungkin dilakukan track inspection, jangan mepet-mepet biar semuanya bisa diatasi dengan segera, untuknya track aspalnya mulus dan pembalap sepakat balap 1 jalur jadi semuanya lancar meski deg-degan dengan antusiasnya penonton”, papar Dandy Elvandi selaku Juri Lomba diamini Herman Denok selaku penyelenggara dan Epul JMM yang bertugas sebagai COC.

Jalur lingkar Wado yang berada dikaki gunung Cikareo ini masih masih merupakan jalan buntu karena akan diproyeksikan bagi jalur wisata menuju waduk situgede memang masih mulus, gosip punya info jalan ini sering dimanfaatkan pembalap Sumedang dan sekitarnya untuk seting mesin dan rangka sebelum race berlangsung, sehingga awalnya promotor merasa yakin lintasan ini bisa digelar event, ternyata oh ternyata banyak jalan menanjak dan sedikit bumpy, maklum brosis promotor baru lho, butuh bimbingannya…..
Maju terus Drag bike Jawa Barat…..Jabar butuh lintasan yang representatif dan layak…. ditunggu kepedulian pemerintah untuk generasi mudanya….
Penulis : Edi Batrawan |Photo : Edmol


DRAG BIKE OPO KUI KOYO TAI AYAM AJA MSH DI BELAIN