BerandaRacing Roda 2Drag BikeDragbike Koni Pekalongan Gadhuro Sport Club : Starter 9 Detik Membludak

Dragbike Koni Pekalongan Gadhuro Sport Club : Starter 9 Detik Membludak

lead 1 copyOtomotifZone.com-Pekalongan. Kejuaraan dragbike sudah lama tidak digelar di Kota Pekalongan, setelah puasa hampir 2 tahun lebih pecinta dragbike Pekalongan bisa menikmati ,bertempat di Alun-alun Kajen Pekalongan (15/6)agenda balap ini dilaksanakan berkat kerjasam KONI Pekalongan yang mensupport event. Gadhuro Sport Club (Gadhuro)selaku Racing Organizier mengkemas balapan menjadi lebih rapi dan tertib. “Event dragbike ini untuk menampung dragbiker lokal Pekalongan, supaya lebih terarah di ajang resmi,”jelas Bambang Gadhu selaku Racing Organizier.

Joko Pujiono dari Pengprov IMI Jateng
Joko Pujiono dari Pengprov IMI Jateng

Terbukti 284 starter meramaikan event untuk mengikuti 20 kelas yang sudah disiapkan pihak penyelenggara. Sirkuit ini berbeda dengan biasanya ada jalan turunannya di garis finish, hal ini tentu dibutuhkan skill dalam kecepatan motor bisa-bisa motor terbang. Dari sirkuit kita tengok di garis start, di situ ada alat atau sensor yang sudah didesain khusus untuk mengetahui time setiap dragbiker dan 2 garis warna putih. Kalau merujuk lagi di aturan buku kuning IMI disitu ada regulasi yang jelas seharusnya ada 3 garis yaitu prestage,stage dan jumpstart. “Posisi start kalau melihat buku kuning harusnya ada 3 garis, tapi dalam prakteknya belum dipakai dalam hal ini tentunya butuh waktu juga, dari start juga kedisplinan dragbiker wajib dipatuhi, kalau kita bicara ini juga sama seharusnya dragbiker yang sudah masuk di waiting zone tidak boleh melakukan start mengikuti dragbiker di depannya,”ungkap Joko Pujiono dari Pengprov IMI Jateng. Disiplin sangat bagus kalau bisa diterapkan dalam balapan, baik disiplin waktu ataupun disiplin waktu start.

dwi-batank-best-time-bracket-9-detik1
Dwi Batank best time bracket 9 detik

Kelas bracket 9 detik jadi kelas favorit dibandingkan bracket 8 detik, karena di kelas bracket 8 detik pasti motor sport yang selalu juara, giliran dibuka bracket 9 detik starter yang ikut membludak ada 87 starter ambil bagian di kelas ini. Di kelas bracket 9 detik ini Dwi Batank menjadi yang tercepat di 09.142 motor yang dipakai Satria FU, sedang di bracket 8 detik Deny Wel dragster Klaten ini meraih podium pertama dengan catatan waktu 08.088. “Bracket 9 detik sekarang lebih pamor dibandingkan bracket 8 detik, setiap dragbiker bisa ambil bagian karena tidak semua memiliki motor sport untuk terjun di kelas bracket 8 detik,”ungkap Dwi Batank dragster asal Semarang.

Untuk kelas sport 140cc Eko Sulistyo tetap tak terkalahkan catatan waktu yang dicapai 07.407 lebih cepat 5 detik dibandingkan balapan di Jogja. “Waktu yang dicapai lebih rendah dari biasanya, tapi selisihnya kecil,”terang Eko Sulistyo dragster Semarang.

Melihat event ini bearti tingkat anemo ikut di kelas bracket 9 detik sangat tinggi, perlu ramuan jitu supaya jumlah starter yang ikut ramai.

Penulis : Batra│Foto : Batra

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot