OtomotifZone.com – Karanganyar. 25 tahun terakhir jarang melihat sebuah bebek Underbone 2T spek Suzuki Tornado GS110 hadir di sebuah event besar tanah air. Mungkin di daerah lain ada juga cuma tidak terekspos oleh kami. Dari Bengkel Gendot Tech, Jatipuro, Karanganyar, Jawa Tengah sosok Dhani Hartawan tak lain pembalap legend kota barat lereng Gunung Lawu ini mencoba menghidupkan kembali fosil langka di Final Casytha Manahadap Road Race Championship sirkuit Alun-alun kota Karanganyar 11-12 Januari 2025.

Meski sekedar partisipasi namun spek yang ia bawa juga ada risetnya. Emoh hadir hanya sekedar berputar tanpa power mesin walau entah apa hasilnya nanti. Terutama jeroan mesin yang sudah tidak ada lagi yang riset untuk bertarung pada kelas tune-up. Dasar tuning jaman bahuleak tidak bisa di terapkan mengingat saat ini spek dibuat endurance lebih panjang.

“Sekedar berusaha tetap kuat memakai part agak menyimpang. Kalau dulu identik Suzuki pakai part kloningan Suzuki juga. Contoh Magnet atau kampas kopling. GS ini coba saya pakai Magnet dari KTM85cc juga dengan pengapiannya. Rumah kopling set dengan kampas kopling juga sama dari KTM 85. Penyakit Tornado adalah lama akselerasi bagian kopling. Coba saja kami terapkan pakai ini walau hanya penggembira,” ucap Pak Gendot, panggilan akrab mantan pembalap Road Race era 1999-2003 ini.

Motor milik Maulana Ramadhani tak lain putra sulung Pak Gendot ikut membantu memberi masukan juga dari sisi rasa. Sekedar bantu – bantu dirinya juga membuat velocity custom buatan sendiri.

Apapun hasilnya balapan nanti kita senang melihat motor lama bangkit meramaikan kancah balap nasional ditengah dominasi.

