Beranda Headline Eddy Saputra : Motorsport Harus Jauh Dari Narkoba..!!

Eddy Saputra : Motorsport Harus Jauh Dari Narkoba..!!

0
404
gambar ilustrasi (sumber :puspensos.kemensos.go.id

OtomotifZone.com-Jakarta. Setelah ramai di dunia maya adanya dukungan moril dari beberapa pelaku motorsport terutama roda 2 Indonesia dimana penyelenggara sebuah hajatan balap roda 2 tersandung urusan hukum karena diduga penyalahgunaan narkotika, mendapat reaksi keras dari Plt Waketum R2, Eddy Saputra.

Eddy Saputra kaget dan prihatin, sangat disayangkan kenapa pelaku motorsport terutama roda 2 terkesan seolah-olah pengguna narkoba itu tidak masalah, justru harus dilawan dan perang terhadap pelanggaran hukum apalagi penyalahgunaan narkotika jenis apapun.

“Kita harus bisa membedakan dukungan simpati atau empati terhadap teman sejawat atau kolega, tapi lihat dulu konteksnya, jika kita beramai-ramai mengucapkan belasungkawa terhadap tokoh otomotif yang tutup usia seperti ko Acun, itu baru saya salut dan mendukung, tapi kalau terkesan mendukung yang tersandung urusan hukum, sangat tidak pas di motorsprot, kita harus sportif menjunjung tinggi rohnya otomotif, apa ada kordinatornya untuk menggerakkan dengan status para pelaku motorsport, apa kata publik umum, terkesan motorsport memaafkan atau seolah-olah melanggar hukum itu dianggap biasa, beda dong, kita harus melawan narkoba di dunia motorsport”, papar Eddy Saputra.

Eddy Saputra, Waketum (plt) Roda 2 IMI Pusat

“Pembinaan motorsport kita sudah dimulai diusia dini, jika kita terkesan permisif, dimana tanggung jawab moral kita terhadap pembalap-pembalap cilik, kita harus melihat kesanalah, harus bijak bersikap.” tambahnya.

Hal senada juga dilontarkan Achos Lalang, owner team yang tidak mau tenar ini, ” kita wajib berempati dan bersimpati, tapi harus melihat 2 sisi, 1 sisi sebagai teman tapi satu sisi lagi kita tidak boleh melupakan aspek hukumnya, harus fair melihat masalah, dimata hukum semua sama, tidak memandang status sosial”.

Saat penulis menghubungi pelaku otomotif yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan. “Kalau pandangan saya kurang elok, Karena dunia motorsport adalah dunia olah raga, Inget semakin kesini pembalap indonesia makin kecil kecil usianya, pembinaan dimulai diusia belia, logika sehat aja, olah raga apa iya mendukung narkoba ? Iklan rokok aja sudah gak boleh” paparnya..

Achos pelaku motorsport roda 2

Apalagi jelas Pemerintah sendiri sudah menyatakan perang, dimana Presiden Joko Widodo mencanangkan perang terhadap narkotika, War Of Drugs saat acara peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di Istana Negara. Presiden Joko Widodo juga menyerukan berbagai pihak untuk lebih gencar melakukan pemberantasan narkoba. Pemberantasan barang haram itu dinilai mendesak karena angka penyalahgunaan narkoba di Indonesia tidak pernah habis.

Junjung tinggi sportifitas.

Penulis : Edi Batrawan | photo : lead photo dok :puspensos.kemensos.go.id, dan dok OZ