OtomotifZone.com-Bandung. Sama seperti event Oniku cup race, seri kejurda IMI Jawa Barat Supermoto 2025 ikut mengalami penundaan karena masalah kondisi saat event akan digelar ada bencana sehingga semua harus menunggu kondisi normal dan landai, dan kesabaran berbuah kesuksesan, kejurda yang baru digelar tahun pertama ini tuntas digelar berbarengan dengan seri final Oniku Sabtu-Minggu. 30-31 Mei 2026 di sirkuit Non Permanen Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung.
Memang kejurda Supermoto masih belum bisa mandiri dalam menggelar event, karena sempat mengalami kevacuuman event di IMI Jabar beberapa tahun kebelakang, namun berkat kerjasama dan komunikasi yang baik antar pengurus R2 IMI Jawa Barat membuat gagasan Supermoto harus digarap serius, dan sebagai wujud mengapresiasi antusias dan pembinaan, disamping tentunya karena keterbatasan jumlah dan kelas, tentunya cabor ini masih tergolong baru namun lama yang muncul kembali sehingga kelas ini lahir dan diusung oleh dan dari komunitas, sehingga penggeraknya juga dari komunitas yang diakomodir Pengprov menjadi sebuah kelas kejurda.

Irvan OC selaku kabid Roda Dua Pengpov IMI Jabar sangat lega dan tentunya happy program gres yang digagas bersama komisi Supermoto tuntas program ditahun pertama munculnya kelas baru ini, “Alhamdulillah, tuntas dan lega, Kejurda IMI Jabar 2025 kelas Supermoto akhirnya tuntas kami selenggarakan selama 3 seri, ini awal yang bagus untuk program kejurda tahun ini, keberhasilan ini tentunya tidak lepas dari komunikasi kami dan kerja keras komisi Supermoto yang mampu menggalang komunikasi dengan komunitas dibawah komando Bung Rino Sanjaya, terima kasih untuk semangat dan totalitasnya”.

Rino Sanjaya selaku ketua Komisi Supermoto saking happynya program kejurdanya terselenggara dengan sukses, tidak tanggung tanggung, langsung menggelontorkan 1 unit sepeda motor KTM untuk juara umum supermoto Build Up Open Kejurda. “Happy, saya sangat seneng akhirnya kejurda Supermoto bisa digelar setelah penantian sekian purnama, terima kasih Pengprov IMI Jabar yang memberi ruang luas kepada kami dikomisi Supermoto, sehingga kami bisa explore menggagas dan menggarap supermoto menjadi kelas kejurda, rasa terima kasih untuk seluruh yang terlibat, terima kasih untuk Oniku sehingga seri akhir bisa kami selenggarakan dengan sukses”.

Perdana menjadi kelas kejurda dan hadiahnya gak main-main, motor KTM lho. “Ya ini sebagai wujud rasa terima kasih kami, supermoto menjadi kelas yang masuk dalam program pembinaan dalam tahta kejurda, terima kasih untuk rekan-rekan komunitas, kami ada untuk anda, Jabar harus menjadi contoh, karena selama ini peserta kelas Supermoto selalu sepi, dan dengan hadiah apalagi motor ingin menggugah animo peserta makin menggeliat dan jauh lebih berkembang pesat kedepannya”, tambah Rino yang juga sang empunya SGM Racing.
Kayaknya Kejurda Supermoto 2026 Juara umumnya dapat motor semua nih?
Kaya saya sih yeeesss…..

