Otomotifzone.com – Sentul. Pembalap Riser Shadaff BMHS, Sergio M Noor berikan kejutan luar biasa di kelas Junior dalam gelaran Eshark Rok Cup Indonesia 2018 Seri1 yang berlangsung di sirkuit Sentul Internasional Karting, Bogor, Minggu (28/1). Tentunya sebagai pendatang baru di kelas Junior, Sergio harus meladeni perlawanan dari para rival abadinya di kelas tersebut.
Terlebih lagi dari Team Matenya dulu yakni Adrian Sulaiman Hasan, aroma persaingan sudah terendus sejak sesi kualifikasi dimulai dimana Sergio mampu bertengger di posisi kedua hanya terpaut +0.357detik dari Adrian Sulaiman yang mencatatkan catatan 51.699detik, dan mampu unggul -0.010detik dari Anandandi Mus’ad di tempat ketiga.

Di Heat pertama mereka kembali berseteru tapi performa engine bagus dan kesabaranya membuat Adrian menaklukan Sergio M Noor di posisi kedua, sementara itu pembalap seangkatan Sergio seperti Imam Karim Wawengkang dan Rinto Mori belum bisa berbicara banyak namun penulis katakan wajar karena mereka masih dalam tahap adaptasi apalagi ini baru seri pertama masih banyak kemungkinan terjadi.
Sama seperti Kualifikasi dan Heat pertama jalanya Prefinalpun Adrian masih bisa ungul. Singkat cerita, Di Final Race Sergio M Noor mulai menunjukan tajinya selepas start dirinya mampu leading di urutan pertama di susul Adrian serta Keito Matsui, ketiga pembalap terdepan mulai memberikan jarak kepada pembalap di belakangnya.
Persaingan panas mulai terjadi antara Sergio dengan Adrian tapi kuat dan apiknya pertahan bak tembok china dari Sergio membuat Adrian musti bersabar agar bisa mengovertake Sergio memasuki setengah jalanya race Adrian bisa menyusul di tikungan pertama tapi Sergio M Noor kembali menyusul Adri dari sisi dalam tikungan ketiga.
Di posisi ketiga Keito Matsui terus menguntit perseteruan keduanya dan terus memperkecil jarak. Tepat di laps ke 17 nasib kurang beruntung malah menimpa Adrian Sulaiman yang semakin beringas mengejar Sergio harus bersenggolan dengan Keito Matsui yang mencoba masuk di tikungan 12 dan keduanya harus terlempar keluar.
Hal ini mengagalkan niat Adrian untuk menjadi juara dan musti pasrah saat gokart miliknya tak mampu kembali kelintasan, keluarnya Keito Matsui dan Adrian Sulaiman memuluskan jalan Sergio ke tangga juara.
Selain itu Imran Karim Wawengkang dan tiga pembalap di belakangnya seperti mendapatkan durian runtuh.
Selamat untuk pencapaian Sergio M Noor semoga terus berprestasi.
Penulis : NT |Foto : Nana Triana




