Beranda Racing Roda 2 Motocross Final 76 Indonesia Supermoto Championship (ISC) 2018 : Doni Tata dan Farudilla...

Final 76 Indonesia Supermoto Championship (ISC) 2018 : Doni Tata dan Farudilla Adam bawa pulang Beat

0
4521
SM 1 Pro 450 cc
Diva Ismayana King Of Moto

OtomotifZone.com – Malang.  Usai sudah seri kejuaraan 76 Indonesia Supermoto Championship (ISC) 2018 minggu kemarin(14/10) di Stadion Kanjuruhan Malang.  Gelaran hasil kerja bareng salah satu sigaret kretek dan Elsinore Nusantara itu sukses menggelar sebanyak empat seri. Dan sebagai seri pamungkas yang merupakan final  Kejurnas ISC  2018, menobatkan beberapa Crosser dan tracker nasional yang kini menggemari Supermoto.

Dari beberapa pebalap garuk tanah tadi mencatat nama Doni Tata #05 mantan pebalap roadrace , Aludona , Farudilla Adam, Habibi, M.Zaki dan masih banyak lagi pebalap yang kini hijrah ke Supermoto.   “ Seri Final ini kita tetap pakai sirkuit permanen di kabupaten malang yakni di Stadion Kanjuruhan ini, memang sedikit beda dengan seri ke 3 di Kampus 2 UniBraw kemarin. Tetapi panjang lintasan keseluruhan tetap 1200 meter sama “ bilang Endi W. penyelenggara dari Elsinore Nusantara

Doni dan Adam bawa pulang Honda Beat

Nama – nama yang ternyata diunggulkan di preview otomotifZone kemarin, benar adanya. Karena jawara di SM 1 dipegang Doni Tata. Kelas SM2 dan SM3 diluar prediksi yakni Farudilla Adam lokal hero Malang menyabet dua kelas sekaligus , sementara SM4 diraih tetap Raden Aludona dari DIY dan mereka semua berhak motor Matik Honda Beat terbaru.  Dari perjalan selama 4 seri ini, Diva Ismayana tetap merupakan crosser unggulan Tim Djagung ORCA Bali MX VMX meski belum pegang poin terbanyak, tetapi tetap dinobatkan King of Moto oleh salah satu produk helmet balap. “ Saya seri ke 2 absen karena saat itu saya cedera di Motocross “ sesal Diva. Meski demikian kelas SM1 seri pamungkas ini Diva tetap podium pertama.

Victory Lap Farudilla Adam

 

Khusus di seri ke 4 yang merupakan Final keseluruhan kejuaraan 76 Indonesia Supermoto Championship (ISC) 2018. Kelas SM3 dan SM4 diterapkan One Make Tire FDR Maxtreme SE. kelas yang diperuntukkan Crosser dan Tracker yang menggunakan motor yang dijual bebas dipasaran khusus kapasitas mesin 175 cc di SM3 dan 150 cc di SM4. “ Sebenarnya sudah beberapa seri lalu, yakni tepatnya di seri ke 2 Purworejo kita sudah mensupport beberapa tim dengan ban maxtreme SE ini, disamping uji coba FDR yang sekalian dipakai touring ke Lombok beberapa waktu lalu hasilnya cukup bagus “ terang Denny Setiawan selaku sponsorship FDR. Dalam kenyataan nya tak hanya kelas SM 3 dan SM 4 yang wajib ban Maxtreme SE ini karena  kelas tambahan seperti Non pro/ Komunitas  SM Lite 150 cc dan SM Pro Stock 175 cc juga menggunakan ban Maxtreme SE.

Bambang Haribowo, Daniel,Endi ,Mario Sampai Jumpa di Kejurnas Supermoto Tahun Depan
R. Aludona jawara SM4

Selamat bagi para pemenang

Foto dan Penulis : DIKi

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses