Beranda Racing Roda 2 Drag Bike Gadhuro Kudus Drag Bike 201 M : Niko Sakau Rebut Juara Umum...

Gadhuro Kudus Drag Bike 201 M : Niko Sakau Rebut Juara Umum !

0
1720

OtomotifZone.com – Kudus. Dragbike label Gadhuro Kudus yang berlangsung di sirkuit non permanen jalan Lingkar Kudus (28/2) sukses tayang. Walau sempat dihajar hujan deras dan angin selama 1 jam namun hajatan kelar sore hari. Termasuk trouble perangkat timer yang kena air hujan dan sempat ngadat akhirnya bisa dikelarin dan lanjut balap lagi.

Pebalap tuan rumah Niko Sakau akhirnya mampu merebut juara umum dan membawa pulang sebuah motor Matic. Perjuangan Niko Sakau sendiri cukup heroik karena dapat perlawanan berat dari Galih Dwi from Boyolali. Utamanya di kelas wajib yaitu kelas Bebek 4 Tak TU 200 cc Open dan Bebek 4 Tak 130 cc Open. Pendapatan nila kedua dragbiker ini 36.

Tapi di kelas Sport 2 Tak STD 150 cc Open Niko melejit dengan catatan waktu 07.362. Sekaligus menempatkan dirinya paling atas alias juara 1. Sedangkan Galih Dwi malah terjebak jump start. Duel keduanya masih berlanjut di dua kelas berikutnya yaitu Sport 2Tak TU 155 Open dan Satria FU STD 150 cc Open. Niko Sakau meraup tambahan pundi 58, sementara Galih makin apes karena terlempar dari 5 besar. Total poin Niko Sakau adalah 94.

Niko Sakau juara 1 di 6 kelas dan rebut juara umum
Niko Sakau juara 1 di 6 kelas dan rebut juara umum

“Beberapa hari sebelumnya saya sudah mempersiapkan diri matang matang. Seting mesin 5 kelas wajib di sirkuit permanen GDS Klaten. Hasilnya nggak sia sia karena dapat juara 1 di dua kelas wajib, 1 runer up dan sisanya nyantol di 5 besar,” kata Niko Sakau pada OtomotifZone.

Galih Dwi dengan tegar juga mengakui kekalahannya dan ia akan balas dendam di seri berikutnya. Jujur pria murah senyum ini sudah buyar konsentrasi balapnya ketika melakukan jump start di kelas Sport 2 Tak STD 150 cc. Catatan waktunya melorot tajam di dua kelas yang semestinya bisa digunakan untuk mendapatkan poin.

Galih Dwi, nyaris menjegal Niko Sakau
Galih Dwi, nyaris menjegal Niko Sakau

“Yah inilah balap mas, bisa kalah atau menang. Awalnya sudah bagus di dua kelas tapi lantaran jump strat mainnya jadi nggak konsen. Takut kena lampu merah lagi dan maksudnya hati hati eh malah time nya jelek banget,” senyum Galih Dwi.

Sementara itu peringkat ke dua diduduki oleh Dwi Batang asal Semarang dan ketiganya Mahmud Arjuna kelahiran Klaten. Dwi Batang mendapat poin full sejumlah 74, sedangkan Mahmud Arjuna terpaut tipis hanya 72. Lantas bagaimana action ikon dragbike Eko Codox? Hanya nyangkut di lima besar klasemen saja. Dari cermatan OtomotifZone Eko Codok mainnya agak kemrungsung dan nggak tenng kayak biasanya.

Ia malah kalah poin dari Hendra Kecil yang nangkring di posisi 4 besar klasemen. Padahal pebalap dari Magelang ini baru pertama kalinya ikut balap di Kudus. Persiapan ala kadarnya dan tak sempat ngetes mesin di lokasi membuatnya terseok seok dan harus kerja ekstra keras. Motornya banyak spin dan gengsot kanan kiri buritannya.

“Wah belum paham karakter aspalnya dan ini pertama kali main disini mas. Memang tak bisa nembus 3 besar tapi saya jadi paham trek sini, dan next time bisa lebih baik lagi,” kata Hendra Kecil sembari tersenyum. Sip!

Penulis : Unang | Foto : Unang

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses