
OtomotifZone.com-Purwakarta. Melihat deretan spanduk merek produk terkenal orang yang menyaksikan jalannya event kejurnas Grasstrack region2 seri 3 yang digelar di sirkuit dangiang Galuh Pakuan rest area Km 72 a Tol Purbaleunyi Purwakarta Sabtu-Minggu, 17-18 Mei 2014 kemaren pasti beranggapan dapat support besar dari sponsor, apalagi titel kejuaraan nasional pastilah besar subsidi dari PP IMI. Sangkaan itu pastinya sangat meleset jauh setelah melihat langsung dan bertanya kepada Kapota Motorsports selaku klub penyenggara event akbar ini.

” persiapan yang hampir 4 bulan demi kemajuan grasstrack Nasional dan khususnya Jawa barat memang sudah menjadi resiko dan tanggung jawab moral kami selaku salah satu klub pendiri pengprov IMI Jabar, kami tidak ingin cabang ini mati tidak ada yang mau urus, jangan hanya mau ngurusin Roadrace saja yang banyak duit dan starternya, Gtx ini punya harus terus dibina dengan semampu kita, kita harus menghargai jerih payah team yang tidak murah membangun sebuah kuda pacu. Namun memang kadang miris melihat support yang kesannya apa adanya dari PP IMI, beda ketika memperlakukan event balap motor, sekelas Kejurnas PP IMI hanya menggelontorkan 3,5 juta rupiah saja untuk sebuah gelaran level nasional, tapi demi majunya Grassrack Kapota pantang mundur panteng gass tanpa kendor” semangat Harris Tommy Selaku komandan Kapota Motorsport dengan senyum khasnya.

Rasa lelah dan capai karena beratnya menyelesaikan sirkuit karena cuaca hujan dan non tekhnis seperti gangguan mahluk halus penunggu sirkuit, semua sirna dibayar lunas dengan suksesnya penyelenggaraan ini, terbukti dari 5 kelas wajib kejurnas 4 kelas diborong grasstracker Jabar.
“inilah komitmen kami selaku penyelenggara, meskipun kami harus mengalami kendala berat, tugas, fungsi dan tujuan kami tercapai, acara sukses tanpa halangan, tanpa ada kecelakaan dan pembalap dan team pulang dengan selamat, meskipun kami sebenarnya kecewa dengan lambannya kinerja kesekretariatan pengprov IMIÂ Jabar yang memberikan surat mandat kepada juri Pengprov yang baru turun Jum’at siang dan juri baru datang sabtunya” kesal Moh “Edi Banda” Jamaluddin sesepuh Kapota Motorsport.
Sepengetahuan OZ Juri akan datang ke lokasi setelah membawa surat penunjukan juri event disamping membawa surat rekomendari event bersangkutan, hal senada dilontarkan Reza “Oding” Nurahman selaku Juri Pengprov yang bertugas,” saya gimana mau datang hari jum’at mas, saya baru dikasih tau juga jum’at siang oleh sekretariat pengprov IMI Jabar, masa saya berangkat ke lokasi tanpa bawa surat tugas dan rekom, entar malah diketawain dan gak bisa jawab ketika ada juri meeting”.
Nahh lhooo…….mudah-mudahan kejadian ini tidak berulang kembali ya bro… apalagi ini kelas nasional….semoga menjadi bahan evaluasi agar semuanya menjadi nyaman dan profesional tentunya.
Hanya orang gila dan berani rugi saja yang mau gelar event Kejurnas grasstrack lho bro… gak percaya????..
Penulis : Edi Batrawan | Photo : Edi Batrawan

