Beranda Racing Roda 2 Grasstrack GF Kejurda Grasstrack IMI Banten 2018 : Demi Tingkatkan Kualitas, BKJU Kembali...

GF Kejurda Grasstrack IMI Banten 2018 : Demi Tingkatkan Kualitas, BKJU Kembali Gunakan Transponder

0
3346

OtomotifZone.com – Jakarta. Demi meningkatkan kualitas sebuah event, BKJU IMI Korwil Lebak selaku promotor gelaran Grand Final Kejurda Grasstrack IMI Banten 2018 yang berlangsung di sirkuit Pemda Tigaraksa, Tangerang, Sabtu – Minggu (29-30/12). Menggunakan transponder sebagai timming system agar hasilnya lebih akurat dan kualitas event juga setara dengan standar Kejurnas.

Bukan tanpa alasan atau hanya sekedar mengejar gengsi saja. Banyak keuntungan dengan menggunakan transponder, pembalap tahu lap by lap catatan waktu dirinya ia juga bisa menganalisa riding style yang cocok dengan sirkuit dengan membandingkan catatan waktu dari berbagai gaya ia membalap.

Nah sebelum lebih lanjut, mungkin sebagian dari otozoner hanya tau transponder itu pencatat waktu tanpa tahu transponder itu merupakan singkatan dari transmitter responder. Sebuah perangkat otomatis yang menerima, memperkuat dan mengirimkan sinyal dalam frekuensi tertentu.

Alat ini bekerja dengan sistem sensor yang recievernya tertanam di balik aspal atau ditempatkan di area menjelang garis finish. Sebelum dipasangkan, transponder terlebih dulu diberi nomer sesuai kode dengan nomor start pembalap sehinga ketika ia melewati receiver keluarlah catatan waktu atas nama pembalap tersebut.

Tuh otozoner keuntungan menggunakan trasnponder selain itu hasilnya lebih fair karena millisecond saja bisa tercatat sehingga tidak ada perdebatan ketiga dua pembalap secara bersamaan masuk finish, tapi banyak dari kita khususnya balapan grasstrack belum banyak penyelenggara yang menggunakan alat ini sehingga penulis mengapresiasi H Dedi Mulyana dari BKJU Korwil IMI Lebak mau merogoh kocek cukup dalam agar bisa menggunakan alat tersebut.

Ini bukan kali pertama Kejurda Grasstrack IMI Banten 2018 Menggunakan transponder sebab pada seri 4 pun juga menggunakan transponder karena kebetulan BKJU IMI Korwil Lebak jadi promotor.

H Dedi Mulyana Ketua BKJU

” Pada dasarnya kita menggunakan trasnponder karena ingin membina dan mendidik pembalap khususnya pembalap Banten agar bisa disiplin dan belajar profesional ” Buka H Dedi Mulyana atau biasa di sapa H Mul.

Tentunya selain itu juga ia mengharapkan pembinaan seperti ini agar pembalap Banten bisa bersaing dengan pembalap – pembalap dari berbagai daerah bahkan bisa tampil di event – event bergengsi seperti di Kejurnas Grasstrack maupun Powertrack.

” Ya dengan seperti ini pastinya pembalap tidak lagi adaptasi atau kesulitan saat tampil di Kejurnas Grasstrack bahkan Powertrack sekalipun karena event – event tersebut sudah lebih dulu menggunakan transponder sehingga kualifikasi ataupun race mereka bisa optimal saat mencari best time ” Jelas H Dedi Mulyana yang juga sudah merasakan asam garam jadi seorang pembalap

Mantap sukses terus untuk BKJU, kita tunggu event – event selanjutnya.

Penulis : Nana Triana |Foto : Istimewa

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses