OtomotifZone.com – Sidoarjo, Rangkaian kegiatan otomotif dari GM FKPPI Jatim untuk tahun 2017 tak hanya diisi oleh kegiatan balap motor. Seperti tahun – tahun lalu. Karena hari minggu kemarin (14/5) diisi dengan ajang dragbike yang bertitel GM FKPPI Dragbike Revolution 2017 yang mengambil sirkuit bekas Jlan Tol Surabaya – Gempol lama tepat didepan markas Polsek Kecamatan Jabon kabupaten Sidoarjo. Meski jadwal berbenturan dengan dagbike di Jabar, namun peserta lumayan tercatat 262 starter di 19 kelas yang dilombakan, bahkan disesaki dragster dari Jateng dan Madura. Apa kiat gelaran dragbike ini mewarnai jadwal kegiatan GM FKPPI 2017. “ Hanya sebagai selingan saja, dimana kita merubah warna kegiatan, yang tak hanya kegiatan seri balap motor terbuka namun menjelang bulan Ramadhan kita selingi dengan dragbike terbuka “ jelas Fredy BK sebagai penyelenggara dari club Javanoea.

Prestasi di kelas Bracket 8 detik yang merupakan kelas favorit bagi para dragster tetap dikuasai Arief Tijil Kediri. Tijil yang bersaing ketat dengan Ade Mrongky hanya selisih kisaran 0,140 detik saja. Tijil yang lebih piawai menempatkan kisaran 8 detik dengan poin sekecil-kecilnya tersebut tak bisa disaingi oleh siapapun termasuk Bima Kid dragster asal Malang. Bima yang berkali – kali menjuarai kelas bracket 8 detik tersebut hanya mampu di posisi ke 5. Sedangkan di kelas 4 tak standart 155 cc, Nico sakaw asal Kudus gagal posisi teratas karena kiprah Adi Ucil lebih gesit dengan persingkat waktu tempuhnya di 8,324 detik. “ Gagal teratas karena kendala motor, tapi lumayan dengan dua kelas naik podium “ terang Nico.
Timing sering ngadat

Khusus di gelaran GM FKPPI Dragbike Revolution 2017 kali ini, terganggu ngadat nya sistim pencatat waktu, Jika sejak awal normal saja lantas durasi diatas 3 jam kamar hitung waktu ngadat dengan seringnya tidak keluar waktu tempuh. Dan ini berkali – kali yang berakibat satu dragster harus start berkali – kali. Disamping menguras tenaga para pebalap, juga jadwal jadi mundur hingga larut malam. “ Sebenarnya timing milik Andi ‘Dalbo’ Suratman ini bagus diawal gelaran, hanya saja setelah beberapa jam berakibat sensor tidak berfungsi sempurna, saya beri kesempatan untuk dipakai di gelaran ini, namun bagaimana selanjutnya kalau sekarang saja seperti ini “ sesal Frangky Laurent yang juga pihak penyelenggara. Sering Ngadatnya timing ini sebanrnya tak hanya di gelaran ini, karena ajang dragbike serupa di Lumajang juga terjadi hal yang sama. Dan ini membuat tim balap sebagai peserta tidak bisa melihat catatan hitung waktu di tiap kelasnya yang diikutinya.
Semoga kedepan Timing mas Andi ‘ dalbo’ akan lebih sempurna lagi.

Penulis dan Foto : DIKi

