OtomotifZone.com-Kalibening, Banjarnegara. Event bernama Banjarnegara Open Grasstrack & Motocross di sirkuit Kalibening, Banjarnegara 6-7 Februari 2016 adalah sebuah event coba-coba,tapi dengan pemikiran logis lho, nggak cuma gaco gas bikin event.
Didasari oleh keinginan warga maka dengan bersama-sama mencoba mengadakan event. “Perencanaan sebulan ini, kita menggelar event ini awalnya dapat usulan warga. Bagaimana kalau menggelar event. Lalu saya tampung, saya catat dan baru kami rapatkan.” kata Kodim yang menjabat sebagai kepala desa Kalibening. Memakai lapangan yang sebelumnya di pakai untuk sepak bola disulap jadi sirkuit. “Saya rembukan dulu dengan warga. Intinya gimana kalau lapangannya gantian buat sirkuit dulu. Karena ya dadakan, sebelumnya sudah mau buat dekat sini tapi nggak jadi.” lanjut pak Kades.

Sugeng Utomo yang bertugas menjadi ketua acara tak menyangka bisa menggelar event. “Saya benar-benar tidak tahu bagaimana mengelola event. Ini adalah pertama kali Kalibening membuat event. Ya seperti yang disebutkan pak Kodim, kita dapat koneksi dengan Pangestu Motor Club pimpinan pak Dwi Nurpito yang di sambungkan dengan IMI Jateng. Jadi kami sangat terbantu sekali. Kami bisa belajar persiapan yang lebih baik jika suatu saat nanti kami bisa menggelar event Grasstrack,” ujar Sugeng yang juga sebagai pembina Karang Taruna Desa Kalibening. “Walau acara tidak ada kendala kami mengakui masih banyak kekurangan. Animo penonton luar biasa. Selesai event ini kami akan evaluasi dari beberapa sisi,” lanjutan perbincangannya dengan OZ.
Dwi Nurpito yang dapat kepercayaan mengelola event harus segera bertindak mengingat waktu. “Pengerjaan sirkuit hanya tiga hari, memakai satu alat berat. Gerak cepat pokoknya. Apalagi kita siapkan dua unit motor buat Pemula dan Junior,” singkat mas Pitok sapaanya.

Dari team lokal pun sangat mensupport EO lokal mau menggelar event di pelosok Banjarnegara. Salah satunya Swat Banjarnegara milik Erdi Trisuyuti. “Kami sangat mendukung walau event masih taraf kecil-kecilan. Semoga promotor lokal disini bisa membuat event kembali supaya Banjarnegara ramai dengan acara otomotif ” jelas pemilik team yang baru 1 tahun berjalan.

Dengan menurunkan dua unit motor matic sebagai hadiah pengumpul point tertinggi untuk kelas pemula dan junior bukti kalau panitia tidak main-main. Terkendala lokasi yang lumayan jauh alias pelosok bukan kendala untuk terus support demi ramainya gelaran rakyat ini.
Lanjutkan di Banjarnegara..
Penulis : Hafid | Photo : Hafid




