OtomotifZone.com – Sukoharjo. Balap bergengsi trek lurus 201 meter AHRS IRC Indonesian Drag Championship 2016 bakal tayang 14 FEbruari di Sirkuit jalan Sudirman Sukoharjo Jawa Tengah.
Tahun ini hadiah mobil untuk juara umum 1 ditiadakan dan sebagai gantinya diganjar uang sebesar Rp50.000.000. Peringkat 2 Rp10.000.000, ketiga Rp5.000.000. Sedangkat ke 4 dan 5 masing masing Rp3.000.000 dan Rp2.000.000. Total ada 6 seri yang akan berlangsung di Jawa dan Bali.
Alvan Cebonk dari Nganjuk sudah dua kali merebut gelar juara umum. Ia ikut full seri AHRS walau perfoma remaja kecil mungil ini secara kualitas sedikit menurun. Bisa dilihat saat seri terakhir tahun lalu di Pati ia kejebak jump start sebanyak 3 kali di kelas wajib. Sekarang Alvan Cebonk sudah dikontrak oleh tim MBKW2 yang hanya membidik balap dragbike AHRS saja.
Yang pasti pembalap ngetop seperti Hendra Kecil, Eko Codox, Adi S Tuyul, Yogi Kecot, Niko Sakau, Fendi Pendol, Dwi Batang, Rico Bocel, dll bakaln ikutan. Termasuk dragbiker lain yang tahun lalu gagal merebut jatah 5 besar seperti Bowo Cheetah dan Bayu Ucil. Keduanya bertekad untuk bisa nembus 5 besar dan sudah mempersiapkan diri dengan matang.
Bayu Ucil yang tahun lalu gagal membidik 5 besar karena tim yang mengontraknya bubar ditengah jalan sekarang sudah ready to fight. Bahkan sudah sejak lama ia yang specialis penggeber matic ini mulai merambah ke kelas sport yang merupakan kelas wajib. Motor Sportnya juga sudah siap termasuk Matic 200 cc yang bakalan diterjunkan di kelas FFA.

“Tahun lalu saya dikontrak tim bonafid tapi tim bubar di pertengahan tahun. Jadi kacau akhirnya karena harus pake besutan sendiri. Sekarang saya sudah mempersiapkan diri termasuk motornya. Strateginya harus dapat poin dulu diseri awal mumpung masih semangat semangatnya,” ujar Bayu Ucil.
Nada yang sama juga terlontar dari mulut Bowo Cheetah yang tahun lalu juga terhenti ditangah jalan karena ia sakit keras. Alhasil tidak bisa ikut seluruh seri AHRS dan harus terlempar dari 5 besar. Selain membidik juara umum pria ramah asal Magelang ini juga membidik kelas FFA. Bagaimanapun menurut Bowo Cheetah FFA adalah kelas yang paling bergengsi.

“Andalan saya tetep di FFA, sukses besar kalau di FFA bisa tercepat. Di dragbike AHRS saya sempat 5 besar 2 tahun lalu, ah semoga bisa ikut full seri AHRS. Saya sudah melakukan pemanasan dengan ikut dragbike di BSD awal tahun ini dan dapat 5 podium,” ujar Bowo Cheetah.
Peluang pebalap lain seperti Eko Codox, Dwi Batang, Hendra Kecil, Adi S Tuyul, Yogi Kecot, Bayu Ucil dan Bowo Cheetah dan Alvan Cebonk masih terbuka lebar. Kualitas action Alvan Cebonk yang lagi menurun dan masih penyesuaian dengan tim MBKW2 kemungkinan bisa dimanfaatkan oleh pesaing pesaingnya untuk mendulang poin di seri 1. Seru!
Penulis : Unang | Foto : Unang
15






