OtomotifZone.com-Tasikmalaya. Santernya gaung event sekelas Kejurda dengan hadiah jor-joran terdengar hingga seantero jagat balap garuk tanah, kenapa bisa begitu…? ternyata eh ternyata event pembuka kejuaraan Daerah ini membuat Yoyon Yohanes merogoh kantongnya lebih dari 600 juta rupiah, emang untuk apa aja sih..?
usut punya usut ternyata karena memang selain hobi garuk tanuh terutama momotran adventure, Ketua Harian IMI Pencab Kabupaten Tasikmalaya ini punya target besar untuk kabupaten Tasikmalaya, tujuan jangka pendek dan panjang tentunya menjadi agenda penting penguasa property yang cari duit di Jakarta dibuangnya di tanah kelahirannya Tasik ini memang bikin geleng kepala dan patut diacungi 4 jempol.
Setelah mendapat mandat dan dilantik menjadi Ketua Harian Desember tahun lalu, 2 bulan kemudian, tepatnya mulai Februari langsung tancap gas mempersiapkan segala sesuatunya bagaimana agar kejurda seri 1 sukses dan meriah, baik kemasan, event dan penghargaan untuk para atlitnya, mulai dari penataan sirkuit, publikasi, kordinasi dengan pihak-pihak yang berkompeten hingga memikirkan hadiah dimana seharusnya atlet atau pembalap harus dihargai dan diapresiasi atas perjuangan dan prestasinya.
Dalam obrolan singkatnya, sebelum penulis beranjak dari venue kegiatan Kejurda GTX Jabar putaran 1 2024 yang digelar Sabtu-Minggu, 25-26 Mei 2024 kemaren di sirkuit 2 Alam Niaga Parahyangan Ancol, Cineam kabupaten Tasikmalaya ini menuturkan dengan suasana santai tapi serius, serius tapi santai.

“Ya memang kalau dihitung hitung menyentuh angka 600 jutaan lebih untuk menggelar kejurda GTX seri 1 ini, semua saya lakukan karena bentuk tanggung jawab saya pribadi dan IMI Kabupaten Tasikmalaya untuk menjalankan program pembinaan para atlit daerah Tasikmalaya sendiri maupun kewajiban menjalankan tugas program pembinaan ajang kejurda, kami tidak mau bikin event asal-asalan yang pada akhirnya mendapat kritikan dan kecaman, semua butuh dihargai dengan baik, itu salah satu jangka pendeknya”, papar Yoyon Yohanes.
Saat didesak kembali emang gak sayang, ngapain buang-buang uang diatas 600 juta, dengan santainya menjawab, “2026 adalah target medali Emas untuk kontingen kabupaten Tasikmalaya diajang Porda atau porprov bermotor, investasi segitu bagi saya tidak besar dibanding target yang akan kita kejar dan raih, tidak mudah dan murah membuat atlet berprestasi, semua butuh proses dan dana besar untuk mendukung target dengan pembinaan dan persiapan yang cukup patang”, tambahnya.
Penulis juga mencoba menelisik, apakah akan bikin event lebih wah selain kejurda, dengan lugaspunya menjawab, “Insya Allah akan bikin event yang lebih meriah lagi di sirkuit berbeda”.
Hajatan spektakuler garuk tanah Jawa Barat ini tentunya bikin para pembalap berharap agar seri 2 kembali digelar oleh korwil Kabupaten Tasikmalaya, tentunya karena kemasannya juga bagus dan hadiah juga sangat menghargai pembalap, tapi juga akan menjadi masalah baru bagi club lain diluar pengpcab Kabupaten Tasikmalaya, karena parameter putaran 1 menjadi acuan para pembalap.
Ada yang siap lebih gila dari Yoyon Yohanes atau Kejurda GTX Jabar 2024 di “prodakan”, ada usul?
Semoga dengan munculnya tokoh gila otomotif di Jabar semakin bermunculan demi kembalinya supremasi Jabar dikancah Nasional.




