BerandaUmumTips & TrickHal-hal sepele bisa membahayakan nyawa di SPBU

Hal-hal sepele bisa membahayakan nyawa di SPBU

OtomotifZone.com. Banyak hal sepele yang tanpa kita sadari bisa membahayakan nyawa ketika mengisi BBM di SPBU.

SPBU merupakan tempat yang akrab kita sambangi tiap hari. Ternyata tempat itu merupakan area sensitif dan berbahaya.

Masih ingat dengan tragedi kebakaran SPBU di Rangga Wulung, kec. Subang, kamis (31/08/2017). Suasana hari itu sedang ramai dan seperti biasanya, namun tiba-tiba boom, si jago merah keluar melahap segala benda disekitarnya. Ngeri!!

Sebab terjadinya kebakaran di SPBU Pertamina tidak hanya faktor dari rokok ataupun menggunakan handphone saja, namun bisa dari berbagai faktor seperti hubungan arus listrik yang mengalir pada pompa dispenser BBM dll.

Tak ada cara efektif untuk terhindar 100 % dari kebakaran di area itu, yang perlu dilakukan untuk mengurangi risiko kebakaran dengan mengetahui tata tertib pengisian BBM. Tata tertib tertulis jelas di area SPBU.

Namun ada beberapa hal yang kita anggap normal dilakukan, justru membahayakan nyawa.

Staff Contact Pertamina, Kiki menginformasikan, ada beberapa hal sepele yang biasanya masyarakat lakukan, tanpa sadar kegiatan tersebut beresiko terhadap keselamatan nyawa:

  1. Mobil terkunci ketika mengisi BBM

Usahakan kunci pintu mobil dalam keadaan terbuka saat mengisi BBM, hal itu bisa menyelamatkan nyawa anda ketika terjadi kebakaran. saat terjadi kebakaran memudahkan penumpang keluar mobil dan orang lain untuk menolong.

  1. Tidak waspada ketika mengisi BBM

Ketika proses pengisian BBM sedang berlangsung, sedikit saja gesekan apapun akan dapat menciptakan api. Oleh karena itu, disarankan untuk selalu waspada bila berada diarea SPBU.

Usahakan semua orang yang berada dalam mobil anda tersadar alias tidak tidur, atau melamun ketika masuk SPBU.

  1. Berbicara dengan petugas SPBU

Percakapan bisa membuat petugas lengah dalam pengisian BBM, akibatnya BBM bisa luber atau tumpah ruah. Bahan bakar yang tumpah akan sangat mudah sekali terbakar.

Bila saat pengisian bahan bakar petugas meninggalkan atau melakukan kegiatan lain, segera anda peringatkan agar menyelesaikan proses pengisian lebih dahulu, sebelum melakukan hal lainnya, seperti memberikan kembalian.

Memang setiap musibah sejauh apapun kita menghindari, kalau sudah takdir pasti datang. Tapi kalau tidak berusaha menghindarinya itu bunuh diri.

Penulis : Jody Rusli | Photos : fasya elsyahid 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot