OtomotifZone.com-Sidrap-Sulsel. Keren kan sirkuit Puncak Mario Sidrap…decak kagum para pemerhati otomotif yang terpusat saat gelaran Grand Final MotorPrix 2015 Sabtu kemaren 917/10), dimana sirkuit yang berada diperbukitan Rappang disulap menjadi Losailnya Indonesia.
Dengan kekuatan 750.000 watt lampu yang menyinari lintasan sepanjang 1400 meter dengan variasi 2 track lurus sepanjang 400 meter dan 250 meter membuat pembalap bak berlaga di Moto GP Losail Qatar lho.. lampu led berkuatan 500 hingga 1000 watt per tiang membuat gelapnya malam tak terasa laksana geber gas disiang hari…

Sirkuit keren ini merupakan sirkuit ke 2 yang dimiliki Kabupaten Sidrap, dimana sebelumnya Sirkuit RMS Land pernah menjadi sensasi balap malam, kembali dibawah komando langsung Rusdi Masse sang Bupati Sidrap yang sangat gila otomotif maka lahirlah sirkuit berkualitas yahud yang pernah dimiliki Indonesia selain sentul besar dan sirkuit lain yang lebih dulu ada. Pembaca OZ mungkin hanya melihat bagusnya saja tapi tidak tahu siapa yang meng create sirkuit ini sehingga menjadi seperti sekarang. Penasaran kaan..???

Untung OZ dapat bocoran bersumber A1 dan tanpa basa basi, si tersangka pembuat sirkuit langsung di todong pertanyaaan dadakan, dan tepat sasaran, eh ternyata kreator sirkuit ciamik adalah sang juragan bebek, eh salah, pembalap yang mendapat julukan Hokky “Duck” Krisdianto. heraaaannn..???? jangan heran dong, usut punya usut ternyata pertanyaan OZ dan perjalanan satu tahun lalu ketika bertemu dengan mentornya beberapa pembalap ini klop saat bersua di event Palu tahun lalu.

“saya tertantang pak liek, pa Bupati Sidrap minta saya untuk bantuin bikin sirkuit yang jauh lebih layak dan representatif untuk balap motor, akhirnya saya bisa membantu mewujudkan bapak hingga seperti sekarang ini, meski masih baru 50 persen saja, namun untuk sarana sirkuit sudah layak, tapi masih ada beberapa tahap pengerjaan hingga rampung tahun depan”, papar Hokky disela-sela santap pisang hijau suhugan sang Bupati.

Sangkuriang dong pengerjaannya..??, kalimat itu muncul dari mulut OZ, “saya sempat oret-oret sketsa sirkuit dengan 6 model sirkuit, dimana saya sambil oretnya dikala senggang dan santai tanpa terasa memakan waktu 3 minggu untuk design layout tersebut kemudian saya serahkan ke Pa Bupati, dan yang di acc layout seperti sirkuit yang sekarang dipakai balap ini, selama berapa bulan saya mengawasi langsung proses pembuatan sirkuit didampingi konsultan kontruksi dari dinas PU setempat, semoga setelah event ini selesai akan dilanjutkan pembangunan selanjutnya seperti tribun penonton, jalur evakuasi dan lain-lainya”, tambahnya.

Ketika OZ berbincang dengan sang Bupati, dengan santai beliau hanya bertutur, ” ini semua untuk generasi muda Sulawesi selatan khususnya dan demi nama Sulawesi secara umum, semua akan terwujud kalau dengan hati, bukan dengan janji, karena kalau dengan kesungguhan dan niat dari hati yang paling dalam semuanya dapat terwujud dengan baik tanpa ada kendala berarti, kalau tidak sekarang kapan lagi, apalagi genarasi muda kita sangat dinamis, kita juga harus bekerja cepat”, papar H Rusdi Massse sang Bupati super hobi balap ini.

Sirkuit keren ini menempati lahan seluas 7 hektar ini gosipnya sudah menghabiskan dana 18 M hanya untuk sirkuit dan kelengkapan hingga suksesnya gelaran Grand Final MP ini, dan ketika dikonfirmasi ke juragan bebek ini, sontak diiyakan,“dana sementara sudah keluar sekitar 18 M, mungkin hingga selesainya sirkuit ini akan rampung sempurnya bisa menyentuh angka 50 M”.

Ketika OZ mencoba berbicara tentang safety, sang pembalap top nasional ini juga membeberkan, “setelah event ini, kami akan segera mengatur ulang tiang-tiang lampu agar jauh lebih aman dan tidak dekat sirkuit, karena memang kalau nanti akan digelar kelas 250 cc jauh sangat berbahaya, penempatan airbag sebagai pengamanan disetiap tikungan juga akan kami sediakan termasuk jalur evakuasi dan fasilitas hospitality yang reprentatif tentunya, doakan saja semuanya lancar, agar penyebaran bibit-bibit pembalap potensial Indonesia semakin tersebar disirkuit lebar antara 14 meter di lintasan start dan 8 sampai 9 meter dilintasan lainnya”, tutup Hokky.
Naahh…. sementara orang lain atau pejabat lain gembar gembor saat ceremonial akan segera bikin sirkuit, eh sang bupati ini gak banyak bicara sudah mewujudkannya……lanjutkan pa…..
Ada yang tertarik dengan tangan dingin sang Hokky,…??? colek aja doi kalau mau bikin sirkuit…..pasti keren.. local content for local hero……
penulis : Edi Batrawan | Photo : Edi Batrawan


Mantap pak RMS,,di tunggu sircuit motocross nya yg lebih mantap