Info MotoPrix Palembang, Kabid R2 Angkat Bicara

588

OtomotifZone.com – Palembang. Libur panjang dialami para buruh racing. Ini semua karena tingkat Covid 19 yang mulai melambung akhir akhir ini. Membuat beberapa event balap harus ditunda sementara. Dan bulan ini harusnya akan ada pesta akbar di kawasan Sumatera Selatan. Ya, Kejurnas Motoprix Sumatera Selatan yang akan diadakan di Skyland. Yang harusnya akan diadakan (11/7/21). Tapi semua harus musnah.

Ya, IMI Sumatera Selatan mengkaji ulang jadwal tersebut. Yang mana melihat situasi yang sedang tidak kondusif mereka memundurkan tanggalnya. Banyak isu beredar kalau event mundur pada (24-25/7/21). Tapi semua itu diklarifikasi oleh Ican Nian selaku Kabid R2 IMI Sumatera Selatan.

Ican Nian Memberi Werpack Kepada Kalingga Atlet Balap Motor IMI Sumatera Selatan

“ Melihat tingkat Covid 19 yang terus meningkat kita tidak bisa memaksakan. Awalnya ada wacana tanggal 25 tapi kita harus mundurkan karena melihat situasi saat ini. Rencananya kita akan adakan akhir Agustus. Tapi kita lihat kembali Riau mereka akan mundur lagi atau tidak. Kalau tidak kita yang akan maju satu minggu sebelum Riau,” ujar Ican langsung kepada OtomotifZone.com .

Memang beberapa tempat harus ditutup karena tingkat covid 19 yang meningkat. Ini semua untuk memutus tali penyebaran Covid 19. Ini yang menjadi alasan mengapa event mundur. Dan IMI Sumatera Selatan memaklumi itu semua.

“ Kita tau peserta kita juga tidak dari Sumatera Selatan saja. Ada yang dari berbagai daerah. Dan di berbagai daerah ada PSBB. Jadi kita tidak mau maksakan. Kita patuhir peraturan untuk memutus penyebaran Covid 19. Pokoknya rencana tanggal itu tadi. Masih bisa berubah tanggal, tapi kalau pasti diadakan kita pasti mengadakan. Semua persiapan dari jauh jauh hari sudah kita siapkan. Kita tinggal kondisi sudah kondusif,” jelas tegas sang Kabid.

Nah ayo kita jaga kesehatan dan tetap patuhi protokol. Jangan berkerumun dan tetap stay di rumah dulu. Supaya Covid 19 ini tidak menyebar luas dan cepat pergi dari Indonesia. Semoga Covid 19 ini cepat pergi dari Indonesia supaya kegiatan kembali normal.