
OtomotifZone.com – Ponorogo. Seri Kejurda Balap Motor IMI Pengprov Jatim sudah usai hari minggu lalu. Namun banyak konsep tertinggal yang sudah tidak terpakai lagi. Jika di seri kejurda Balap motor beberapa tahun lalu garapan IMI Pengprov Jatim selalu sebagai tolok ukur mencari bibit para pemula, namun kini hanya slogan saja. Ini karena beberapa gelaran balap motor lain juga sudah menjadi pijakan awal bagi para pembalap yang tinggal dan berdiam di provinsi Jawa Timur. Sebut saja Honda Racing Championship yang sudah mempopulerkan Gerry Salim sebagai pembalap Go Internasional versi Honda. Begitu Pula nama Sulung Giwa Ayoba, M.Zaki Adil dan beberapa pembalap bermotor Yamaha terkatrol untuk di jenjang Kejurnas Balap Motor dan pernah mencicipi sirkuit luar negeri versi Yamaha. “Meskipun demikian IMI tetap sebagai wadah induk pembalap di Jawa Timur selalu memantau prestasi para pembalap-pembalap tadi, ini untuk daerahnya yang nantinya perkuat kontingen Jatim di ajang Pekan Olahraga Nasional cabang balap motor, dan itu sudah terencana sesuai program IMI pengprov Jatim “ terang Bambang Haribowo ketua Umum IMI Jatim

Dan hingga final ini nama beberapa pembalap asli Jatim sebagai juara umumnya berhak akan sebuah sepeda motor Honda New Blade Injeksi 125 cc. Nama – nama tersebut adalah Soffan Kancil dari Madura di katagori Seeded, Faisal ‘sidoel’ Baharudin dari Tulungagung di katagori pemula A dan Idries SM dari Madura di katagori pemula B. Nama- nama diatas menurut Bambang sebagian bisa diikutkan sebagai calon pembalap PON Jabar akan datang tergantung prestasi pembalap dibeberapa gelaran kejuaraan setingkat nasional.
Penulis : Diki | Foto : Diki

