OtomotifZone.Com – Timika. Richard Daeng Gassing mungkin nama yang masih asing di kancah balap motor Indonesia. Namun pastinya banyak pula yang bertanya-tanya, sebab nomor start di motor balapnya itu yakni 179 sama dengan miliknya Richard Taroreh.
Dan memang benar, jika Richard Daeng Gassing adalah Richard Taroreh, pembalap yang punya nama beken di ajang balap road race Tanah Air. Sempat vakum selama dua tahun lamanya di lintasan balap Nasional, Richard Daeng Gassing akhirnya dapat merasakan podium juara kembali.
Richard Taroreh atau Richard Daeng Gassing bukannya berganti nama, melainkan hanya ingin merasakan kesan sedikit berbeda dan tentunya adalah semangat baru saat ini. Dan itu pula yang diutarakannya kepada penulis, agar disampaikan kepada race commentator atau Master of Ceremony, yakni Arissandro, untuk disebutkan nanti saat race berjalan.

’’Nama Daeng Gassing sendiri merupakan pemberian dari rekan-rekan di Makassar, yang artinya Abang Kuat. Dan saya bangga dengan pemberian nama tersebut, yang bisa diibaratkan nama itu sebagai lembaran baru dan penyemangat buat saya sekarang ini,” ujar Richard.
Dua pekan lalu, Richard kembali turun dilintasan balap di ajang Jasti Putra Open Road Race seri 1 Timika, (10-12/12) lalu, guna mengembalikan feelnya yang sempat hilang diatas motor selama ini. Selain itu ingin mengembalikan kepercayaan kepada orang terdekat bahwa dirinya ingin kembali turun balap seperti permintaan rekan-rekannya.
Namun Richard merasa belum dapat temukan performa dan skillnya lagi diatas motor. Richard Daeng Gassing yang memperkuat tim 21 Motoshop Jayapura turun di enam kelas. Tiga kelas diantaranya naik podium kedua di kelas Bebek 116cc STD, lalu podium tiga di kelas Bebek 150cc 4T TU Expert (MP1) dan di kelas Underbone 116cc Tune Up di urutan ketiga.

Di awal gelaran, dirinya mengaku mulai merasa ikut penyesuaian dengan karakter sirkuit, serta pada kuda besi pacuannya sendiri. Richard mulai terlihat cepat beradaptasi pada hari Sabtu dengan torehkan hasil cukup baik di kelas Underbone 116 2Tak TU dan Bebek 150cc 4Tak TU Expert jika disimak dari selisih waktu yang diraihnya. Gaya permainannya pun mulai pulih dan terus mengimbangi persaingan dari para rival lainnya diatas trek.
’’Point terbesarnya adalah ucapan terima kasih yang tak terhingga buat teman-teman, terutama tim yang sudah percayakan saya untuk kembali ikut balapan. Itu juga berkat keinginan besar dari mereka agar saya bisa kembali ikut balapan dan saya senang sekali, apalagi bisa kembali podium,” kata Richard.

’’Untuk kedepannya saya belum bisa pastikan, dan yang jelas saya sedang berusaha kembalikan feel saya dulu diatas motor dan itu yang akan saya pikirkan lagi nantinya,” tutur Ichad, sapaannya.
Semoga saja Daeng Gassing bisa kembali tampil seperti dahulu dan memberikan performa terbaiknya untuk bertarung dan meramaikan kancah balap Nasional.
Penulis | Foto : Alpacino | Editor : Obeth

