
OtomotifZone.com – Kenjeran, Surabaya. Saat memasuki bulan Ramadhan, semua event balap adu kebut harus dihentikan. Mulai dari pembalap, mekanik dan motor diistirahatkan untuk menyambut bulan suci yang penuh barokah dan ampunan ini. Akan tetapi Komunitas Balap Roda Dua Jawa Timur tidak lantas berdiam diri.
Dengan dikomandoi Yusuf Setyobudi, Novi Ridlatama, dan Nur Basuki(media) mereka menggagas sebuah acara yang awalnya untuk mengisi waktu break saat puasa dengan latihan road race bersama, yang kemudian diberi nama Jatim Racing Academy (JRA). Pada bulan Ramadhan kali ini Jatim Racing Academy sudah memasuki tahun ke-3.

“Tujuan utama diadakannya Jatim Racing Academy ini untuk kerukunan. Yang dimaksud kerukunan disini adalah, kerukunan antar pembalap, kerukunan antar mekanik, dan kerukunan antar pembalap dengan mekanik. Kalau kerukunan ini sudah ada maka akan terjalin komunikasi yang baik,” jelas Yusuf Setyobudi juragan Dunia Racing Motorsport di sela-sela Jatim Racing Academy ke-3 yang diadakan di Sirkuit Kenjeran-Surabaya, Sabtu-Minggu (20-21/7).
Lebih lanjut pria berkacamata yang akrab dipanggil Sinyo ini menambahkan, ” Selain itu, diharapkan dengan kegiatan positif ini akan meningkatkan skill pembalap pemula Jawa Timur.”
Hal senada juga ditegaskan oleh Novi Ridlatama, “Dengan terjalinnya kerukunan diantara pembalap dan mekanik pada event ini diharapkan dapat meningkatkan dan memberikan pengetahuan kepada pembalap-pembalap talenta muda dan mekanik-mekanik Jatim. Di bulan yang suci ini alangkah baiknya kita berbagi, sebagai insan otomotif dan pelaku balap Jatim khususnya. Berbagi disini tidak hanya dengan uang dan zakat, tapi kami juga berbagi ilmu balap, ilmu korekan mesin, dan juga ilmu mengelola tim balap profesional.”
Terbukti, sebanyak 85 peserta yang terdiri dari pembalap dan mekanik dari Jawa Timur ikut dalam acara yang diselenggarakan secara gratis ini. Rangkaian acaranya pun cukup padat dan beragam. Pada Sabtu (20/7) dimulai dengan pemberian materi balap, buka puasa bersama anak Panti Asuhan, dan malam harinya diadakan Teraweh bersama yang dilanjut dengan sharing berbagi ilmu untuk mekanik. Sedangkan pada hari Minggu (21/7) diisi pemberian materi balap, Coaching Clinic dari sponsorship, praktik balap (cara start, pengereman, dan putar balik), ditutup dengan buka puasa bersama dan pemberian piagam penghargaan.


“Untuk memberikan materi balap, kami melibatkan H.Momo Harmono. Dimana beliau sebagai sesepuh dan senior pembalap Jatim yang sudah banyak makan asam garam dunia balap tanah air. Dalam memberikan materi dan praktik abah Momo dibantu oleh pembalap-pembalap senior Jatim seperti: Jeany Harmono, Bobby Aransyah, dan Dian Kampret,” tambah Novi punggawa Tim Yamaha Ridlatama ini.
Sandy Tito, pembalap dari tim Blackstone Halet Jaya NHK ADNOC DRMS yang merupakan salah satu peserta JRA menyambut dengan gembira, ” Ini merupakan keikut sertaan saya yang ke-2. Ilmu yang diberikan dalam JRA sangat bermanfaat buat saya secara pribadi, baik untuk balap maupun harian saat mengendarai motor.”

Kesuksesan Jatim Racing Academy ke-3 ini tidak terlepas dari support Pengda IMI Jatim. Bambang Haribowo, selaku paketu IMI yang baru menyambut gembira, “Saya sangat mendukung kegiatan ini. Kegiatan positif berbagi ilmu, terlebih di bulan yang suci harus terus ditingkatkan. Apalagi ini untuk meningkatkan skill pembalap muda Jatim,” ucapnya semangat.
Nah, nilai positif yang bisa dijadikan contoh. Mana nih daerah laen? Ayo mas bro..kita isi bulan suci Ramadhan dengan berbuak baik sebanyak-banyaknya..Indahnya Berbagi…
Penulis: Hendra Sonie | Foto: Dana, HS

