Beranda Racing Roda 2 Grasstrack JC Supertrack Bikin Gregetan, Mekanik Road Race Turun Gunung Dan Jago Tangani...

JC Supertrack Bikin Gregetan, Mekanik Road Race Turun Gunung Dan Jago Tangani Mesin Garuk Tanah…!!

0
424
Achos Lalang dan Kupret, 2 mekanik segudang prestasi turun gunung didunia grasstrack

OtomotifZone.com – Tegal. Ada Penampilan dan penampakan menarik pada saat tim redaksi liputan langsung di gelaran Kasal Cup Kejurnas GTX MX Junior JC Supertrack seri 2 yang berlangsung (10-11/6/23) di Sirkuit Bung Karno Tegal, Jawa Tengah. Ada beberapa nama mekanik papan atas Road Race yang ada di event bergengsi Garuk Tanah. Diantaranya ada Suhartanto, Achos Lalang, Dani MBKW2, Agus Klaten dan beberapa mekanik yang kerap hiasi ranah Kejurnas Road Race. Ternyata mereka tidak hanya jago menggarap mesin mesin road race. Tapi mereka juga jago menggarap mesin yang diperuntukkan di event garuk tanah.

Ternyata tidak mudah bagi para mekanik mekanik ini untuk menggarap mesin mesin garuk tanah. Tapi karena proses yang cepat, para mekanik ini sangat luar biasa dan bisa antarkan pebalap pebalap yang mesinnya mereka tangani untuk menjadi juara.

” Membangun mesin gtx lebih rumit. Biaya tiga kali lipat. Prosesnya juga bisa 2 sampai 3 minggu. Beda dengan mesin road race. Yang mana kalau mesin GTX yang basic standard nya merupakan mesin 150 cc harus kita bore up sampai 250 cc mas. Lalu mesin kencang dan tahan lama untuk balapan, belum lagi harus membuat rangka yang pas serta part pendukung lainnya yang serba custom,” ujar Kupret dengan nama asli Suhartanto.

Achos Lalang
Achos Lalang

Mekanik asal Jawa Tengah yang bermarkas di Bogor ini memang sudah lumayan lama juga berkecimpung di GTX, tepatnya sejak 2019 Dan sedikit info kalau Kupret ini diajang balap road race tidak hanya tangani mesin mesin tim Nasional, beberapa tim diluar Indonesia merupakan hasil tangan dingin pria yang murah senyum itu.

Hampir sama dengan Achos Lalang. Pria asal Makassar yang lama ditanah Papua itu juga terlihat nampak di Kasal Cup JC Supertrack Seri 2. Mekanik yang bermarkas di Jogjakarta ini menangani tim tim GTX. Kalau di road race jam terbangnya tidak perlu ditanya lagi. Mekanik yang sangat nyentrik ini juga angkat bicara soal mesin GTX.

” Sebenarnya tidak jauh beda urusan seting mesin. Cuma kita nambahin beberapa part yang Kita prepare dari nol. Stroke up, crankshaf butuh material yang bagus, maretial mentah yang harus kita bentuk sesuai spek dan cc yang dibutuhka, belum lagi rangka atau frame, kaki kaki yang mendukung” tutup Kaboci brutal koki Coto Makassar.

kolaborasi Mekanik dan pembalap, Agus Klaten dan Mamo ss

Selain itu ada Dani dari MBKW2, dan Agus Klaten yang sudah nyemplung sejak 2010 dan mulai serius tahun 2017 yang juga ikut merambah garuk tanah. Mereka mereka ini namanya diajang balap nasional sudah tidak asing dan sudah teruji kualitasnya dalam menangani mesin. Lalu kedepannya siapa lagi ya?….

Terbukti hasil korekan para mekanik aspal di garuk tanah berbuah hasil. Mulai dari Jepri Bule dan Inggil Bernaditus meraih podium terhormat.

Mekanik aspal butuh tantangan? ditunggu di JC Supertrack berikutnya.