
OtomotifZone.com – Pau, Perancis. Seri ketiga Kejuaraan FIA Formula 3 Eropa akan diselenggarakan pada tanggal 9 – 11 Mei 2014, di Pau, Perancis. Salah satu pembalap Indonesia yang akan berlaga adalan Sean Gelael. Ini merupakan pengalaman keduanya berlaga di sirkuit jalan raya, setelah Macau Grand Prix tahun lalu.
Setelah berlaga di lintasan lurus dan lebar di Hockenheim, Pau akan menjadi ujian berat bagi para pebalap muda ini. Lintasan di sirkuit ini akan melewati stasiun kereta api, sekolah, lalu melewati taman yang ada istananya, melewati patung, dan juga melewati bundaran kecil, yang merupakan titik terpenting di lintasan, yang selanjutnya akan mengarah ke jalur lurus yang panjang.
Sayangnya, tahun lalu, Pau tidak termasuk dalam kalender Kejuaraan Formula 3 Eropa, yang artinya adalah, tahun ini akan menjadi pengalaman pertama bagi Sean berlaga di Pau. Hanya sedikit pebalap yang pernah bertanding di Pau, tetapi Tom Blomqvist – rekan satu tim Sean di Tim Jagonya Ayam with Carlin pernah melakukannya. Jadi, baik Sean maupun Antonio Giovinazzi berharap bisa memperoleh masukan-masukan dari Tom.

“Kita harus mempersiapkan diri secara matang dalam menghadapi pertandingan di Pau,” kata Sean. “Lintasan di sini sangat sempit, berbukit-bukit dan berbelok-belok. Sangat menantang, karena mengemudi di sini, sama seperti mengemudi di bagian tengah lintasan Macau”
“Kita selalu berada di dekat tembok, tetapi sebenarnya hal itu tidak perlu terlalu dirisaukan. Tim Carin memiliki banyak sekali video dokumentasi bagi saya untuk belajar, dan saya juga telah menonton video-video tersebut.”
“Di Macau, saya mampu memiliki kecepatan yang baik, jadi seharusnya saya juga akan dapat bertarung ketat di sini. Saya tahu bahwa Tim Jagonya Ayam with Carlin memiliki kendaraan yang bagus, dengan mekanikal grip yang baik, yang dapat membuat kami melaju dengan baik di tikungan-tikungan sempit. Jadi saya sudah tidak sabar untuk bertanding di sini” terang Sean
Dan semoga Sean dapat melakukannya, karena Kejuaraan Pau Grand Prix memberikan kesempatan bagi Sean dan para pesaingnya untuk dapat mengikuti jejak para pebalap legendaris yang pernah menjadi juara seperti Tazio Nuvolari, Juan Manuel Fangio, Jim Clark, Jackie Stewart dan Lewis Hamilton.
Penulis : Indra | Foto : Ist

