BerandaHeadlineJuara Senior Max, Pembuktian Senna SN

Juara Senior Max, Pembuktian Senna SN

OtomotifZone.com-Sentul-Bogor. Cibiran dan nada merendahkan yang hinggap pada telinga mentor Barrichello dan Sergio Noor di team Riser Shadaff Motorsport tidak membuat Senna SN ciut dan baper, justu sebaliknya, dan sangkaan miring menjadi cambuk dirinya diajang Rotax Max Challenge Indonesia 2016 Round 1, Sentul, Minggu kemaren (17/4).

Comback dan turun gunungnya Senna dikelas Senior Max juga membuat gelaran RMC seri perdana menjadi begitu kompetitif, apalagi kelas ini bercokol pegokart Senior langganan juara, Silvano Christian (UI Racing), dan para pegokart debutan baru dari Junior Max seperti Nabil Hutasuhut (Dax Racing), Duo TKM Kezia dan Keanon santoso, Akhmad Gunadhi ( MBG Racing) dan sederet pegokart bertalenta tinggi yang selalu meramaikan ajang Asia ini, membuat peta kekuatan dan aroma persaingan menjadi semakin panas.

Senna SN
Senna dengan helm barunya

Senna SN sang juara bertahan dikelas DD2 Senior Asia ini, sudah menebar ancaman serius, setelah dirinya mampu menjadi yang tercepat sesi qualifying menjadi yang tercepat dengan waktu terbaiknya, 50.466, kemudian hasil heat 1, 2 dan prefinal tidak lepas dari 3 besar terdepan dan peluang menjadi juara terbuka lebar.

Dan terbukti, sepanjang 18 lap saat race final, Senna begitu perkasa dan tampil sempurna setelah dirinya mampu ambil alih Silvano di lap awal, kemudian mahasiswa Binus Jakarta ini langsung melejit dan mendapat kawalan dan gempuran bertubi-tubi dari M Ferrel Fadhil (UI Racing) hingga 2 tikungan akhir sebelum bendera finish dikibarkan.

pembuktian Senna SN
Senna SN jawara senior max

Ferrel terus berusaha keras untuk mencari celah dan menunggu kesalahan Senna, namun jam terbang tinggilah yang membuat Kong menjadi kampiun, meski secara hitungan matematika, time Ferrel jauh lebih cepat dari dirinya, 50.048 detik, sementara Senna hanya meraih waktu terbaik 50.393 detik, namun blocking ketat membuat Ferrel barus bersabar sambil terus melakukan presure tinggi sebelum akhirnya diambil alih Silvano Christian ditikungan 12, saat secara tiba-tiba Silvano masuk dari sisi dalam membuat Ferrel juga harus bermain aman dan tetap podium, hingga bendera finish dikibarkan, Senna podium pertama disusul Silvano dan Ferrel diurutan 2 dan 3.

Senna SN terbaik
Senna terdepan

“saya sangat senang memenangi race ini, balap kemaren sangat bagus, karena semua kompetitif, saya hanya pingin buktiin kalau saya masih bisa balap di senior, apalagi saya sempat dengar kalau Senna balap di DD2 gak ada lawan dan mudah, makanya saya buktikan turun dikelas senior, dan Alhamdulillah saya menjadi pemenangnya”.

Pengalaman dan jam terbang tinggilah membuat dirinya tetap diperhitungkan lawan, apalagi selama ini Senna saat event internasional selalu turun dikelas DD2, dan kesempatan turun di kelas Senior Max menjadi pembuktian dirinya.

Semangat dan motivasi tinggi serta bermain bersih dan cantik juga menjadi faktor betapa dirinya menjadi buah bibir saat race kemaren, sampai ada julukan baru dari beberapa komunitas, Senna King of Super Blocking.

penulis : Edi Batrawan | Photo : Edi Batrawan

 

 

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot