OtomotifZone.com – Sukabumi. Kamilatu Open Grasstrack 2021 yang berlangsung di sirkuit Samolo, Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (4-5/9), bisa dibilang berkah balapan di tengah pandemi saat ini. Dengan mulai turunnya status di wilayah tersebut yang turun ke level 2 dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), event kali ini jadi yang perdana di adakan.
Para pembalap grasstrack pun hadir untuk bertarung di ajang yang dihelat oleh Kamilatu dan bekerja sama dengan Grasstrack IMI Korwil Sukabumi (Griksi) serta didukung Ikatan Motor Indonesia (IMI) Korwil Kabupaten Sukabumi). Apalagi gelaran ini seolah jadi pelepas dahaga bagi para pelaku maupun penghobi otomotif, setelah beberapa event serupa di undur jadwalnya.

Meskipun begitu, penyelenggara tidak lupa untuk tetap mengutamakan Protokol Kesehatan (Prokes) ketat selama event berlangsung demi menjaga anjuran dari Pemerintah terhadap segala kegiatan termasuk ajang balap.
“Kami sangat bersyukur sekali, setelah sekian lama tidak dapat menggelar event kini sudah bisa diadakan kembali. Kondisi di Kabupaten Sukabumi ini turun ke level dua, kami bisa adakan ajang ini di tengah pandemi namun tetap dengan Prokes ketat. Pembalap dan penonton pun dibatasi, agar balapan ini lancar,” kata Imam Nuril, Ketua Kamilatu.
“Hari Sabtu sudah di lombakan final bagi pembalap lokal, sistem pendaftaran juga dilakukan secara online, tentu untuk menghindari adanya kerumunan,” jelas Agus Emon, Ketua Griksi yang juga adalah tokoh otomotif di Kabupaten Sukabumi.

Event ini yang di support oleh Best3 Racing Performance, Duracore Biotics, Mitron, iPhone, Koizumi dan JMR ini selain menguntungkan semua pihak, juga menjadi berkah bagi masyarakat sekitar. Pasalnya, mereka bisa membuka usaha dadakan di seputar area sirkuit yang tentunya jadi pemasukan tambahan dalam hal ekonomi di tengah situasi seperti ini.
“Saya berharap event ini jadi percontohan, seperti hari Sabtu sudah mulai digelar kelas untuk lokal. Juga agar pembalap bisa disiplin waktu, dengan kondisi saat ini harus bisa dimanfaatkan lebih. Karena melihat soal ijin gelaran yang sekarang ini agak susah di dapat, terkait situasi akibat pandemi,” tutur Nike Ahadiat, dari Bhieghoss Concept selaku perancang konsep event grasstrack Jabar.
Penulis : Obeth | Foto : Obeth




