Beranda Racing Roda 2 Grasstrack Kejurda Seri 1 MX/GTX IMI Aceh: Terapkan Standarisasi Sesuai Regulasi

Kejurda Seri 1 MX/GTX IMI Aceh: Terapkan Standarisasi Sesuai Regulasi

0
1076

OtomotifZone.com – Aceh. Pengprov IMI Aceh terus beberes. Tahun 2016 menjadi tahun pembenahan dan sosialisasi regulasi. Semua cabang olahraga dibenahi, baik roda dua maupun roda empat. Targetnya semua jadi beres. Tak salah setiap kejuaraan terpasang slogan IMI Aceh Bereh (beres) atau Kabereh (sudah beres).

Seperti terlihat saat digelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Seri 1 Motocross dan Grasstrack IMI Aceh di sirkuit permanen 1001 Kisah Bineh Krueng Woyla, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu-Minggu (14-15/5). Balap garuk tanah garapan Johan Pahlawan (Jopa) Motorsport bareng Woyla Motor Sport ini menjadi kesempatan menerapkan standarisasi sesuai regulasi.

Mulai dari kemasan kejuaraan yang baik, standarisasi sirkuit, penerapan regulasi perlombaan, hingga hadiah pemenang sesuai Buku Biru IMI. “Terlebih dahulu kita terapkan di kejurda,” sebut Gito Norsya yang duduk di Komisi MX/GTX IMI Aceh.

Bahkan sebelum kejurda yang memperebutkan piala Dandim 0105 Aceh Barat ini digelar, sesuai aturan dilakukan inspeksi sirkuit. Paling utama safety, standarisasi lebar, panjang, jumlah jumpingan, superbowl, kelayakan berm dan lainnya menjadi perhatian. Hasilnya, inspeksi trek yang dilakukan KaBiro Roda Dua IMI Aceh, sirkuit sepanjang 1400 meter milik WMS ini dinyatakan sangat layak.

Keseriusan Ibnu Rusdi, Ketua Pengprov IMI Aceh membangun MX/GTX sesuai regulasi diterapkan pengurus lainnya. Diantaranya memberikan subsidi kepada crosser berprestasi setiap seri Kejurda MX yang telah berjalan 3 tahun.

“Serta ketetapan tentang standarisasi hadiah kelas grasstrack untuk semua kejuaraan yang nilainya di atas ketentuan nasional sebagai bentuk apresiasi terhadap para juara,” tegas Zulfikar Begem, KaBiro Roda Dua Pengprov IMI Aceh.

“Sewaktu klub mengajukan permohonan izin kejuaraan ke Pengprov diberitahu ketentuan, antara lain standar hadiah dan peraturan lain tentang penyelenggaraan,” sebut Muslim, Ketua Jopa Motorsport yang akrab dipanggil Wak Lem sambil menyebut urutan hadiah Rp.1,7 juta; 1,2 juta; 1 juta; 800 ribu dan 700 ribu untuk podium 1-5 setiap kelas GTX.

“Tentunya bukan maksud memberatkan, tetapi demi kejuaraan berkualitas dan sesuai ketentuan sebenarnya seperti regulasi, ketentuan kelas, dan lainnya,” tambah Gito Norsya yang ditunjuk jadi Pimpinan Perlombaan.

Salut buat upaya panitia melayani tamu yang datang jauh-jauh ke Kec. Woyla. Sadar jarak tempuh puluhan kilometer menuju lokasi sirkuit, panitia menyediakan penginapan gratis 16 unit rumah. Perlu ditiru nih.

Buktinya sebanyak 152 starter yang meramaikan seri pembuka merasa puas. Sayang hujan mengguyur sirkuit, balapan jadi kurang seru. “Ke depan kami mengharapkan perhatian IMI Aceh lebih fokus lagi untuk pembinaan crosser cilik di daerah,” harap Wak Lem yang kadang juga dipanggil Ngoh Lem.

Penulis: Noverry Darwin | Foto: Irvan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses