OtomotifZone.com-Sleman. Pertama dan bikin merangsang pertumbuhan dunia motocross grasstrack Indonesia pada umumnya dan untuk Jogjakarta pada khususnya. Kratingdaeng Motocross Championship Jogjakarta di sirkuit Tambakrejo, Sleman, Jogjakarta 14-15 Mei 2016 ini menjadi kebangkitan kembali dimana Jogja adalah salah satu kota yang dihuni banyak pembalap grasstrack dan motocross hebat tanah air. Disuguhi lokasi sirkuit dengan tatanan terbaik mulai dari parkir, paddock sampai lintasan.
“Atas bantuan dan masukan rekan-rekan di IMI Jogja. Kami membuat event sekaligus untuk memasarkan dan mengenalkan sirkuit Tambakrejo ini. Dimulai dari penataan paddock lalu sirkuit yang layak aman untuk sebuah kejuaraan.” buka Diptya dari Nursarindo Interprize, manajemen sirkuit Tambakrejo.
Sirkuit ini adalah prakarsa ketua IMI Jogja yaitu bapak Nur Satwiko. Tanah khas desa Tambakrejo seluas 5 hektar yang disewa 20th untuk kegiatan olahraga. Sirkuit Motocross ini panjang mencapai 1300m dengan lebar 8meter. Di mulai pengerjaannya dari bulan November dan sekarang masih dalam tahap penyempurnaan karena samping sisi sirkuit motocross dibuat arena drag bike.
Berbarengan dengan HUT kota Sleman ke 100 event ini turut memeriahkan kota segudang pembalap-pembalap top tanah air. “Sengaja membuat event ini pada dasarnya untuk memeriahkan hari jadi Kab. Sleman. Dan ini bukan event dari Pemkab tapi inisiatif dari Nursarindo Interprize.” jelas Nur Satwiko.

Misi lain adalah semacam launching sirkuit. Memperkenalkan kesiapan lokasi yang rencana bulan September digunakan seri Kejurnas Motocross 2016. Juga publikasi jika sewaktu-waktu ada yang ingin menggelar event disini.
“Kesiapan untuk sirkuit ini siap. Mereka paham kebutuhan para team balap. Parkir luas, paddock juga luas berikut tempat kebutuhan listrik tiap blok. Tempat cuci motor sudah disediakan berikut 5 kamar mandi di sebelahnya. Dan yang baru adalah area start yang di buat permanen juga.” promosi Arief Budi sebagai wakil Juri IMI kebetulan dari Jogja juga.
Pembalap dan instruktur pun manggut-manggut sirkuit ini pas. “Layout bagus. Biar menjadi contoh yang mau bikin sirkuit baru standar Kejurnas. Ya seperti ini, faktor pendukung lainnya juga diperhatikan.” ujar Irwan Ardiansyah dan Akbar Taufan sewaktu keliling sirkuit pacu anaknya selesai moto 1 SE85cc.

“Kami masih banyak kekurangan. Dari hal kecil terus kita perbaiki agar semua merasa nyaman.” tutup Diptya. Sirkuit baru pacu kembali Jogjakarta gudangnya balap tanah air.
Penulis : Hafid | Foto : Hafid




