Otomotifzone.com – Sukoharjo, Pembalap muda berbakat, Muhammad Athar Al Ghifari, tampil begitu dominan dan kokoh dalam babak Final kelas GTX5 – Trail Standard 4L 155cc Pemula. Bertarung pada putaran pertama Kejurnas Grasstrack Region 2 (Java Race Championship) di Sirkuit Assalam, Goro, Sukoharjo, Minggu (21/6).
Pembalap andalan tim TRT91 ini sukses merebut podium tertinggi dengan gap yang terbilang sangat jauh dari rival-rivalnya.
Meskipun kelas ini hanya dihuni oleh 6 peserta, tensi persaingan di barisan depan sebenarnya berlangsung cukup ketat sejak awal.
Athar yang memimpin jalannya balapan terus mendapatkan kawalan dan tekanan dari Ibrahim Khoirullah (Baim) asal Bogor yang membela tim SFN969 Devan Putra. Baim terus berusaha memangkas jarak sepanjang race bergulir demi menempel ketat Athar.
Nasib sial justru menimpa Baim saat balapan menyisakan putaran terakhir. Tepat di last lap, setelah melakukan pendaratan dari table top di area dekat finish, pacuan Baim mengalami kendala teknis (trouble engine). Drama ini memaksa Baim harus menyerah di lap ke-5 (DNF) dan merelakan posisi kedua yang sudah di depan mata.
Gugurnya Baim di lap terakhir membuat posisi M. Athar semakin tak tersentuh. Pembalap asal Bandung Barat ini pun melenggang santai dan tenang tanpa beban saat menyentuh garis finish.
Fokus di Tengah Cuaca Terik Sirkuit Assalam
Seusai balapan, M. Athar mengungkapkan rasa bahagianya atas pencapaian poin penuh di seri pembuka Kejurnas ini, meskipun tantangan sirkuit dan cuaca cukup menguras fisik.
”Senang sih tentu pasti. Tapi di sini kita tetap berusaha maksimal karena cuaca hari ini sedikit panas, jadi harus benar-benar fokus ke jalur. Di lap terakhir tadi kita memang sedikit slow karena melihat jarak di belakang sudah cukup jauh,” jelas Athar kepada awak media.

