
OtomotifZone.com – Singaraja. Ada pemandangan yang berbeda saat Final Kejurnas Motocross yang berlangsung di Kubutambahan Singaraja (1-2/11) kemarin. Jika di areal paddock ataupun di parkiran debu dengan mudah bertebaran memenuhi areal tersebut, namun tidak di areal sirkuit. Debu di areal sirkuit tidak beterbangan tinggi, padahal tipikal tanahnya sangat gembur sama persis dengan areal paddock dan parkir.

Hal tersebut dibenarkan oleh Vicky Wibisana Sudharsana yang akrab dipanggil Cok Vicky, salah satu designer sirkuit. “Memang ada trick khusus. Ada tambahan additive yang dicampurkan ke tanah areal sirkuit. Tujuannya agar debu tidak beterbangan terlalu tinggi. Coba saja lihat, sehabis pembalapnya lewat debu langsung turun. Nggak pake lama terbang diudara, jadinya pembalap merasa enak,”kata Vicky yang merahasiakan additive yang dimaksud.
“Dengan tambahan additive tersebut hanya bagian – bagian sirkuit tertentu saja yang disiram. Meskipun begitu tiap habis race kita siram sirkuitnya namun ga seluruhnya” kata Vicky yang mengaku dibantu oleh Kelik mendisain sirkuit sepanjang 1,5 kilometer tersebut. “Kebanyakan sirkuit panjangnya 1,1 kilometer namun punya kita lebih panjang” kata Vicky.
Selain dimanjakan dengan sirkuit yang panjang dan menantang, pembalap juga dimanjakan dengan berbagai hadiah menarik. Mulyajaya Ketua Panitia Lomba mengatakan “Setiap juara kategori Kejurnas mendapatkan hadiah motor. Saat start, pembalap yang pertama keluar di tikungan pertama mendapat hadiah hole shot berupa uang tunai Rp 250 ribu dan merchandise. Tidak hanya pembalap pada event kali ini penonton pun mendapatkan door price dari panitia dengan cara di undi” kata Mul.
Penulis : Adi | Foto : Adi

