Beranda Lain-Lain Kualifikasi Pra PON XX 2020 Papua : Kontingen Jawa Timur Raih Juara...

Kualifikasi Pra PON XX 2020 Papua : Kontingen Jawa Timur Raih Juara Umum Di Cabor Motocross

0
421

OtomotifZone.com – Banten. Ajang kualifikasi Pra PON XX 2020 Papua yang digelar di Sirkuit Tembong Jaya, Serang, Banten (13-15/9). Kontingen Jawa Timur berhasil meraih juara umum di cabang olahraga Motocross.

Kontingen Jawa Timur berhasil meraih gelar juara umum pada cabang olahraga motocross dengan perolehan 3 medali sekaligus diantaranya yaitu Raffi Ade yang turun dikelas perorangan SE 250cc berhaisil finish di posisi 5 dan dikelas Perorangan SE 125cc Ananda Rigi Aditya berhasil finish di posisi 1 (emas) dan dikelas SE 125cc beregu ada M. Kafa Yogi Ardafa dan Abdul Majid yang memperoleh posisi terbaiknya di podium 1 dengan point 9.

Dikelas Beregu Special Engine 125cc di ambil point terkecil dan bilamana salah satukontingen mendapatkan poitn terendah maka itulah yang menjadi juara, sementara M. Kafa Yogi Ardafa dan Abdul Majid berhasil mendapatkan point 9 dengan jumlah terkecil di antaranya M. Kafa Yogi Ardafa finish di posisi 4 dan Abdul Majid berhasil finish di posisi 5 dan M. Zulmi berhasil finish di posisi 10 dikelas 250cc beregu.

Sementara itu Gus Mudjib Mustain juga selaku manager team dari kontingen Jawa Timur mengungkapkan bahwa “Allhamdulilah dengan waktu, kebersamaan dengan dana yang mepet malah menajdi lecutan karena kami semua dan ini semua strateginya hanya sederhana kita bagi tugas sesuai ahlinya dan pelatih, pembalap dan manager tidak boleh mata duitan karna membela daerah sendiri dan Rafi Ade target 8 besar bisa finish posisi 5 M.Zulmi target 12 masuk posisi 10” ungkap Gus Mudjib Mustain.

Wah luar biasa selamat untuk kontingen Jawa Timur lalu seperti apa sih strategi yang digunakan oleh kontingen dari Provinsi Jawa Timur untuk mendapatkan ini semua tentu harus memakai strategi yang sangat matang dong untuk mendapatkan hasil terbaiknya dan Gus Mudjib Mustain juga menjawabnya.

“Strategi rahasia dong tapi kita kasih bocoran sedikit memang dikelas beregu kita tidak perlu menggunakan pembalap yang ngetop yang terpenting dapat bekerja sama dan kita tahu kemampuan mereka tinggal bicara dari hati ke hati antara pembalap dan pelatih masing2 juga seluruh manager dan kita orientasi fokus pada hasil bukan proses. Karena waktu mepet ndak mungkin di latih maksimal secara bersama dan sisanya kita ikhtiar dan doa hasilnya gusti Allah yang menentukan” tutup Gus Mudjib Mustain.

Penulis : Agis Maulana | Foto : Agis Maulana.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses