Beranda Motor Modifikasi Motor Kualitas Karya Peserta Suryanation Motorland Battle 2018 Medan Meningkat 85 Persen

Kualitas Karya Peserta Suryanation Motorland Battle 2018 Medan Meningkat 85 Persen

0
2647

OtomotifZone.com – Medan. Aroma pertempuran motor custom yang sengit memang langsung menghembus kuat. Ketika pengunjung mulai menjejakkan kaki di Lapangan Pasaraya MMTC, Jl. Pancing, Medan, Sumatera Utara, tempat berlangsungnya event bergengsi Suryanation Motorland Battle 2018 Seri Kedua, kemarin (28/4).

Lokasi di sudut kota yang menjadi salah satu titik kongkow masyarakat Medan itu bak Colloseum di era Romawi, yang menyajikan pertarungan dahsyat para Gladiator kuat dan tangguh.

Panitia Suryanation Motorland Medan mengatakan, tak kurang dari 130 motor custom karya para builder terbaik di Medan dan wilayah sekitarnya menjadi peserta pertempuran Custom Bike Contest. Disaksikan puluhan ribu pasang mata pengunjung yang memadati lokasi acara.

“Kami melihat perkembangan custom culture di Medan ini sangat kuat. Melihat karya-karya yang dihasilkan builder-builder lokal di sini ternyata memiliki kualitas yang baik dan bisa bersaing dengan builder-builder dari Jakarta,” ucap Ferry Ariawan, Suryanation Motorland Committee PT Gudang Garam Tbk.

Sementara Hendyanto yang juga selaku Suryanation Motorland Committee menyampaikan, pihaknya berharap rangkaian acara Suryanation Motorland Battle 2018 Seri Kedua Medan bisa menjadi salah satu tolok ukur.

“Ya, tolok ukur dalam melihat perkembangan custom culture di kota Medan dan sekitarnya. Kami berharap Suryanation Motorland juga dapat menjadi salah satu acara yang selalu ditunggu setiap tahunnya,” pungkas Hendyanto.

Indra ‘Bluesman’ Pranajaya (Razzle Dazzle Chopper Works Bandung), salah seorang juri kawakan di seri Suryanation Motorland Battle 2018 menjelaskan, Medan merupakan salah satu kota di Pulau Sumatera yang memiliki kultur roda dua yang sangat kuat karena sejarahnya.

“Kehadiran acara seperti Suryanation Motorland ini sangat bagus. Sehingga dapat mengasah kemampuan berkompetisi builder lokal di sini, dan mampu bersaing dengan builder dari kota-kota lain,” tukas pria ramah tersebut.

Sedangkan Bimo Hendrawan (Bimo Custombikes Jakarta), yang juga merupakan salah seorang juri dan builder senior Tanah Air menegaskan, karya para builder lokal, baik di Custom Bike Contest Suryanation Motorland Battle Medan, maupun di Palembang Seri Pertama lalu, menunjukkan peningkatan kualitas yang signifikan. “Saya berani mengatakan peningkatan kualitas karya teman-teman builder di Kota Medan dan Palembang meningkat 85 persen,” ucapnya.

Lulut Wahyudi (Retro Classic Cycle Yogyakarta), juri dan builder papan atas Indonesia ini juga menambahkan, motor custom karya para peserta yang ikut dalam pertempuran Suryanation Motorland di Medan memiliki ciri khas tersendiri.

“Di Medan punya warna yang beda. Dibanding karya para peserta di Custom Bike Contest Suryanation Motorland Palembang, yang menurut saya sedikit banyak dipengaruhi unsur-unsur custom culture dari Pulau Jawa. Bisa jadi karena Palembang lebih dekat dengan Pulau Jawa,” terangnya.

Namun yang pasti memang semua petarung di Suryanation Motorland Battle 2018 Medan tampil luar biasa. Mereka beraksi memperebutkan 3 (tiga) kelas dan 12 kategori juara yang dipertandingkan.

Yakni kelas di bawah 250cc, dengan beberapa kategori yaitu Chopper / Bobber, Scrambler / Tracker, Cafe Racer, Street Cub / Choppy Cub dan Sport FFA. Lalu kelas di atas 250 cc dengan kategori yaitu Chopper / Bobber, Scrambler / Tracker dan satu lagi kelas khusus yang berisi kategori Free For All (FFA), Classic Scooter, Matic Custom, Classic Bike dan Collaboration Concept.

Hasil Custom Bike Contest di Suryanation Motorland 2018 Medan akhirnya memutuskan, motor custom berkonsep Board Tracker garapan bengkel custom Affandi Toba (AFTO) Pekanbaru menjadi Best of The Best 2018 Regional Medan.

Motor custom berbasis Honda CB100, pertama dan satu-satunya yang dimiliki Saibun Panjaitan, builder AFTO Pekanbaru, membuat tiga builder handal yang menjadi juri begitu terpincut. “Motor ini saya juluki Joko Loro. Susah senang selalu bersama-sama dengan saya,” sergah Saibun terharu. Selamat kawan!

Naskah & Foto : Alun Segoro

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses