OtomotifZone.com-Boyolali. Prestasi freestyle kondang asal Ampel, Boyolali, Jawa Tengah ini dari tingkat dalam negeri sampai mancanegara tak terhitung lagi berapa kali tampil dan membawa trophy juara. Dari tahun 2000an sampai sekarang nama Wawan Tembong eksis jadi bintang tamu acara otomotif. Mungkin lain waktu acara nikahan atau sunatan bisa jadi hehehehehe… Banyak dan banyak kalau mau hitung dari awal dia menjadi pekerja seni di bidang motor roda dua sampai saat ini. Yang belum ngeh bisa buka google atau YouTube bakal tau kalau Wawan Tembong itu siapa.
Oiiii..kita nggak usah bahas sejarah, karir, prestasi, motivasi, kata-kata mutiara bla bla bla.. Udah seambrek yang bahas atau liputan. Sekali-kali kita cari modifikasi apa yang di terapkan freestyler pertama kali di Indonesia yang memakai mesin 600cc ini!
Yuhu. Dapat kesempatan buka-bukaan motor rakitan 2012 ini yang pasti berubah dari wujud aslinya walau tak semua di protol. “Ya sudah tahu kan pastinya tabeng motor di lepas. Setang ganti model fatbar dan tambahan penyangga di beberapa rangka. Mesin standar cuma ada ECU Powercomender yang berfungsi menghaluskan tenaga. Sama rantai ganti pakai yang modul 520 sama gear depan ukuran 14, gear belakang 60.” kata Wawan yang banyak hadir ke lintasan road race buat menemani adiknya balap. Siapa lagi kalau bukan Wahyu Nugroho.
Kalau kalian adalah freestyler mungkin udah paham bagian mana yang bakal ada tambahan. Kita cuma mau kasih tahu teman-teman yang masih awam. Dari depan yuk kita urut. Sudah dikatakan Wawan Tembong tadi bahwa tabeng runcing Yamaha R6 di lepas. Stang jepit juga di ganti model stang fatbar ala Motocross. Grasstrack juga boleh..

Tambahan tuas pengereman di grip tangan kiri terlihat nyempil sebelahan dengan tuas kopling. Gunanya ya jelas buat ngerem. Tapi pas posisi standing berputar serong ke kanan kan kaki kanan nggak nginjak rem. Maka tangan kiri membantu pengereman belakang dengan tuas tersebut.

Agak kebawah tepatnya di depan komstir ada footstep pas Wawan beraksi duduk di atas stang. Di sebelah kanan footstep ada lagi tuas rem belakang di situ. Perlu di jelaskan? Nggak usah lah.. Pembaca pinter kok.

Mundur beberapa centi ada pipa turbular bikinan sendiri buat melindungi mesin. Kayaknya sih tapi itu lebih banyak buat perlindungan saat motor ambruk saat beraksi. Bagian pinggir pipa di kasih roda dengan pipa sambungan ke dalam. Nah pipa yang nyambung ke dalam tadi ada per atau springnya. Biar pas ambruk motor tak mentok langsung. Sedikit bada reboundnya.. Uh, bahasa loe…

Tangki pun pasti mengalami modifikasi. Gunanya buat kenyamanan dan kestabilan saat aksi dengan posisi duduk di tangki. Kira-kira harga tangki R6 berapa ya. Orisinil di kepras tuh.. Buritan ekor ikut di coak buat pijakan berdiri kala gaya doggy style.
Langsung saja menuju roda belakang. Wawan tadi bilang gear belakang pesan khusus yang ukurannya gigi 60. Itu sudah.

Yang buat penasaran adalah adaptor rem belakang. Wawan pesan sendiri ke tempat temannya. Tiga buat kaliper dari tiga tuas rem berkumpul disini. Stang kiri, pijakan depan sama pijakan bawah.

Hampir semua yang mengonsep Wawan semua. Mengedepankan modifikasi rapi dan bersih biar di tonton enak. Apalagi ada nama sponsor.
“Fisik membawa motor ini lumayan. Wajar kalau sedikit ngos-ngosan. Cuma kendalanya adalah arena pendek. Kadang panitia memberi ruang buat freestyle itu sempit. Motor jadi cepat kepanasan,” ungkap Wawan. Buat born out dan standing luar biasa memaksa mesin ada di gigi bawah terus dan mesin seperti menahan power.

Sekarang tipis-tipis sudah tahu kan rombakan apa pada motor Wawan Tembong. Tetap utamakan keselaman bro..
Penulis: Hafid | Foto : Hafid




