OtomotifZone.Com – Jayapura. Salah satu Tren modifikasi yang membuat tampilan sepeda motor menjadi keren dan eye catching adalah dengan mengaplikasian cat banyak dilakukan sebagai bentuk personalisasi pengendara. Salah satunya adalah dengan teknik airbrush. Cara perawatannya pun berbeda dengan cat biasa.
Jika salah merawat, pengecatan dengan teknik airbrush akan pudar dan muncul flek atau jamur yang dapat mengganggu keindahan motor. Namun, banyak yang tak paham bagaimana cara merawat bodi motor yang sudah dicat dengan teknik airbrush tersebut. Akibatnya, cat tak bertahan lama dan membuat tampilan motor jadi kurang bagus.

Menurut Ali dari All1 Concept Jayapura, perawatan cat airbrush terbilang simpel. Yang utama adalah jangan membiarkan air hujan lama menempel di bodi, dan tidak terlalu sering di jemur di bawah terik matahari langsung.
“Kalau habis kena hujan, langsung bilas dengan air biasa. Jangan di biarkan kering karena akan menimbulkan flek. Sebab air hujan mengandung asam dan garam. Di lap langsung juga bisa,” kata Ali.
Sebaliknya, terkena sinar matahari langsung terus-menerus dapat mempengaruhi kualitas cat airbrush. Karena itu ia menyarankan menggunakan obat poles khusus airbrush. Tidak di anjurkan menggunakan bahan poles yang sembarangan.
“Seperti saya bilang tadi, asal rajin di bilas dan di poles khusus, tidak masalah. Cat airbrush dapat bertahan tahunan hingga tiga sampai empat tahun bahkan lebih. Kecuali airbrush stabilo, itu sensitif, dalam beberapa bulan warnanya bisa pudar,” ujarnya.
Cat airbrush tidak masalah jika di semprot dengan tekanan air yang tinggi saat motor di cuci. Itu tidak akan membuat lapisan cat terkelupas. Namun di sarankan mencuci dengan shampo khusus motor.

“Tidak masalah di steam kuat. Kecuali bahan atau teknik pengecatan airbrush-nya jelek dan lapisan clearnya tidak maksimal. Biasanya yang mengelupas itu tekniknya salah, misalnya saat habis pakai epoxy, main langsung cat. Ini bisa langsung ngelotok. Yang benar habis pakai epoxy di lapisi lagi dengan PP primer, ini yang benar, kuat dan tahan lama,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan untuk tidak mencuci ditempat panas atau dibawah matahari langsung. Terlebih pengecatan airbrush dalam hitungan baru. Pasalnya, air sabun akan cepat mengering dan menimbulkan flek. Tidak di anjurkan menggunakan sabun yang tidak jelas atau deterjen, karena akan menyebabkan warna pudar.

“Sebagus apapun pernisnya, jika setiap kali motor di cuci terus di poles, pasti akan cepat pudar. Cukup lakukan pemolesan dua bulan sekali. Perawatan yang tepat seharusnya dapat membuat airbrush bisa bertahan Ya cukup semprot pakai air lalu keringkan pakai kanebo,” tutupnya.
Penulis | Foto : Alpacino




