OtomotifZone.com-Subang. Menonton langsung dan cek ke beberapa team saat ICP Subang 20-21 Maret 2021 kemarin ketika pertama hadir ke sirkuit Gerry Mang, Subang, Jawa Barat. Virus Swing Arm “Banana” di Bebek Tune-up 2T 116cc yang tahun lalu di perkenalkan kembali oleh GDT dan R22 dua-duanya dari Jogja ini makin banyak yang adopsi.

Swing Arm yang 20 tahun lalu menggemparkan kalangan road race tanah air, ketika Bima Octavianus bersama team Johnson Tepepa memakai motor Yamaha F1zR gawean Daytona Jepang seharga 129 Juta tersebut mengubah sisi kanan swing arm menekuk keatas demi memperlancar perut gembung knalpot yang mereka riset. Dan juga berguna meminimalisir gesekan perut ke aspal.
Tercatat lebih dari 5 motor yang sudah jajal. Selain dari R22 dan GDT, ada dari teman-teman ABRT20, Kate, B-pazz dan lainnya mungkin lupa nama bengkelnya. Secara hitungan mereka sebenarnya lebih mencari safety agar knalpot tak gasruk aspal. Tapi ternyata punya dampak positif yang bisa mendongkrak tenaga.
Isu berkembang tenaga motor bisa naik 2dk dengan model knalpot lebih menjorok ke dalam. Gas buang yang di keluarkan lebih lancar tanpa belokan.
Penulis : Hafid | Foto : Hafid

