OtomotifZone.com-Jogjakarta. Setelah tertangkapnya 5 dari 7 pelaku penganiayaan dan mencoba tindakan pembunuhan terhadap Satya Sunarso di ajang Kejurnas MotoCross seri 1 Pati, Jawa Tengah Minggu kemaren (3/4), sang juara dunia menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengusut dan meproses kasus tersebut sesuai Hukum yang berlaku.
Hal tersebut disampaikan juara dunia Grand Final Rotax Max Challenge Langkawi, malaysia 2005 kelas Master Max kepada OtomotifZone.com, “saya mewakili insan otomotif Indonesia yang teraniaya, dilecehkan dan sudah menginjak-injak serta menodai jiwa sportifitas yang harusnya dijunjung tinggi ini tidak akan memberi peluang sedikitpun kepada pelaku dalam usaha damai, Jalur Hukum jauh lebih pantas untuk mereka, tidak sedikitpun rasa belas kasihan saya kepada mereka atas tindakan melawan hukum yang dilakukan terhadap saya,” ucap Satya dengan nada datar namun penuh geram.

Pasal yang dituduhkan juga sangat berat, penganiayaan dan mencoba tindak pembunuhan, “saya sangat berasa terancam jiwa saya ketika Deny dengan sengaja menggilas kaki saya dari telapak kaki hingga lutut dengan SE 250 cc, kebayang kan betapa beratnya motor itu, apalagi pelaku juga bukan kecil badannya, itu yang membuat saya tidak akan memberi ampun dan belas kasihan kepada mereka, dunia otomotif sudah mereka coreng dengan tindakan anarkinya, proses hukum harus terus dijalankan sampai tuntas,” ucap Satya Sunarso.
Siapa bermain api, resiko terbakar lebih besar daripada bermain air sungai….main aman aja kallee bro,, emosi membawa petaka.
Penulis : Edi Batrawan | Foto : Dok, Usep Garnita




