OtomotifZone.com – Bandung. Semua mobil bertransmisi matik maupun manual jika melakukan perpindahan posisi D (Drive) ke R (Reverse) ketika kendaraan bergerak akan berakibat buruk bagi transmisi, bahkan bila dalam kecepatan yang cukup cepat dapat merontokan gear dalam transmisi.
Dengan berkembangan teknologi saat ini, produsen mobil sudah menerapkan teknologi yang diatur secara elektronik/mekanik untuk mencegah perpindahan posisi D ke R baik sengaja maupun tidak disengaja ketika unit bergerak.
Jadi mobil matik bisa tidak sengaja pindah dari D ke R saat kendaraan bergerak adalah mitos. Setiap kendaraan bertransmisi otomatis harus melewati posisi N (Neutral) ketika ingin pindah ke posisi R.
Bagi perpindahan tuas transmisi yang linear (lurus) wajib menekan tombol pengaman pada saat pindah dari N ke R, contohnya seperti pada tuas mobil Mitsubishi Xpander, Eclipse, dan Pajero Sport.
Sementara untu tuas transmisi gate type seperti di Mitsubishi Triton, perpindahan harus dilakukan dengan menginjak pedal rem saat akan berpindah dari posisi N ke R.

Semua teknologi itu digunakan agar mencegah terjadinya kesalahan pengemudi dan menjaga system transmisi terhindar dari kerusakan.

