OtomotifZone.com-Palembang. Sempat bikin deg-degan penyelenggara dan team yang sudah terlanjur dalam perjalanan, event kejurnas MotorPrix region 1 putaran 8 Palembang akhirnya beruntung juga bisa digelar Minggu kemaren (1-2 Oktober).
Babe Motorsport dan Jeep Palembang Nian selaku club penyelenggara awalnya sempat dibikin stress berat, karena rencana sebelumnya, event tersebut akan digelar di sirkuit non permanen Lanud AURI Palembang, namun karena tempat tersebut digunakan sebagai basecamp penanggulangan bencana, penyelenggara kebingungan, karena disinyalir induk organisasi juga kurang tanggap menghadapi masalah tersebut.
Sandi Yudhaputra sebagai salah satu juru bicara penyelenggara bertutur, pembatalan venue tersebut adalah pukulan dan tamparan berat bagi dirinya dan Pengprov, jika balap tersebut batal, otomotif Sumatera Selatan akan kehilangan muka didepan komunitas racing roda 2 region Sumatera.

Berkat konsultasi dengan PP IMI dan pelaku otomotif setempat, akhirnya sirkuit stadion Jakabaring menjadi pilihan utama menyelematkan muka Sumatera Selatan, meski awalnya akan dialihkan ke sirkuit Manggul Lahat, namun pengelola sirkuit permanen tersebut jelas sangat keberatan mendapat limpahan tugas karena mendadak dan tidak ada persiapan, kecuali mundur minimal 2 minggu dari tanggal tersebut.
Disamping penyelenggara yang beruntung, para pembalap saat juga banyak sekali kejadian, sampai terlontar bahasa, balapan itu tidak butuh motor kencang saja, namun keberuntungan, itu terjadi saat final MP2, Silih berganti posisi antara Irvansyah Putra Lubis, Fedri Efendi dan Ilham Fauzan, akhirnya final MP 2 dimenangkan Fedri Efendi dengan penuh perjuangan sementara teammatenya harus pasrah setelah tersangut tirewall ditikungan pertama, dikelas para raja ini, 10 pembalap harus rela mendorong motor menuju paddock sebelum race usai.

Final MP3 dan 4 juga penuh kejutan keberuntungan, Deri Satrio yang harus rela mendorong motor karena mati dan finish diurutan 4 dan Riky Ibrahim finish ke-2 akhirnya naik peringkat menjadi podium 1 untuk pembalap Suhandi Padang 88 dan podium 3 untuk pembalap Honda Indako di MP4. Saat final MP3, Riky Ibrahim juga beruntung bisa finish dan juara, padahal dipertengahan lap, motornya sudah mengalami trouble, dan saat memasuki garis finish motor langsung mati total.
Mawan “Dragon” Darmawansyah selaku juri juga merasa lega, event yang hampir batal ini akhirnya berjalan dengan lancar, meski diakui kondisi sirkuit sepanjang 1600 meter ini banyak sekali jalan bergelombang bumpy dan pasir dibeberapa jalur.
MotorPrix Palembang memang penuh keberuntungan, event yang tadinya dipandang sebelah mata malah memberi keuntungan para pembalap juara umum, karena Walikota Palembang, mengganjar 3 unit sepeda motor baru untuk 3 pembalap juara umum dikelas Seeded dan Pemula Kejurnas serta kelas lokal, dan masih beruntungkan awalnya ragu malah dapat hadiah motor, keren nih walikotanya..
Penulis : Edi Batrawan | photo : Edi Batrawan

