OtomotifZone.com-Polman, Sulbar. Lambannya pergantian dan tumbuhnya bibit-bibit pembalap baru kelas seeded diregion 5 memang banyak faktor, dari menurunnya jumlah team yang berlaga, mahalnya biaya riset dan tidak ada dukungan sponsor membuat para pembalap senior lebih memilih turun dikelas open maupun bebek goreng 2 tak, namun tidak bagi Iswandi Muis, masih merasa mampu bersaing dengan pembalap dibawah usianya, pembalap ini malah makin beringas.
Sang legenda balap region 5 ini turun gunung kembali dengan bendera team Yamaha Yamalube Adhi Motor KTC RCB Proline Uma Racing Makassar, 4 seri selalu tapaki podium tanpa henti di MP1, dimulai saat MotoPrix seri 3 Sulteng d dan Sulut di Seri 3 dan 4, pembalap nomer start 77 ini meraih podium 3, kemudian mampu meraih podium tertinggi MP1 dikejurnas MotoPrix seri 5 Gorontalo dan MotoPrix Polmanminggu kemaren, mampu meraih runner up dibawah Fahri Sandi sang pemimpin point klasemen.

perjuangan Iswandi Muis yang dulu dari team Kardi Motor awal meniti karir balapnya, pembalap asli Palopo Sulsel ini sangat diacungi jempol, menempati posisi 3 terdepan QTT, rupanya menjadi modal kuat untuk terus bertahan diposisi terdepan, Fahri Sandi sang pemegang pole position tercecer diposisi 4 saat lap awal, dan kesempatan itu dimaksimalkan Iswandi merangsek kebarisan depan dibelakang Herman Bass dan Mazrurar.
manuver yang paling gila adalah saat dirinya overtake Herman Bass ditikungan pertama, masuk dari sisi dalam adalah kesempatan satu-satunya dah akhirnya terbukti, keberanian dengan perhitungan matang membuat bocah jin melejit meninggalkan Kemang dan mempertahankan posisi 2 hingga bendera finish dikibarkan.

Perjuangan yang patut diambil contoh untuk pembalap muda diregion 5, usia boleh tua, skill, fisik prima dan tunggangan mumpuni serta nyali besar yang membuat Iswandi tampil istimewa.
“fisik saya bisa prima tertolong ada persiapan Porda, berlatih fisik di garuktanah Grasstrack, ini yang membuat saya PD abis”, jelas Iswandi Muis.

Hasil podium terus menerus, Iswandi Muis masih menjadi ancaman perebutan gelar juara region 5 MP1 lho, selisih 20 point dengan Fahri Sandi dan hanya terpaut 2 point dengan Handi Tuahatu.
Usia boleh tua, semangat masih ABG.
photo : Edi Batrawan




