OtomotifZone.com-Sentul, Bogor. Akhirnya perjuangan selama satu tahun (2018) putra kelahiran Solo, 17 tahun lalu ini tak sia-sia, Dio panggilan dari Diptya Oktadewa Ichwan sabet gelar juara nasional kelas Rok Shifter Eshark Rok Cup Indonesia 2018. Dio menyisihkan 15 pembalap lainnya di kelas shifter dengan total perolehan nilai 2600 selama satu tahun.
Atas raihan itu, siswa kelas 10 SMA Negeri 4 Surakarta ini otomatis mendapat tiket untuk bertarung pada Final Kejuaraan Dunia Rok Cup di South Garda, Lonato, Italia pada 9-13 Oktober 2018 mendatang.
Membalap sejak pagi (2/9), Dio terus menguasai 3 sesi kategori Rok Shifter dengan selalu finish pertama. Pada sesi Heat, Dio mencatatkan waktu tercepat 52.6 detik/lap, lalu pada sesi Pre Final anak muda Solo ini mendapat waktu 53.2 detik/lap dan saat Final, Dio sukses memperbaiki catatan waktunya menjadi 52.1 sekaligus melakukan overlap 8 pembalap lainnya.

“Alhamdulillah, ga sia-sia latihan dan ikut balapan tahun ini, akhirnya bisa Juara Nasional Shifter 2018. Terima kasih kepada Orang Tua dan keluarga yang selalu mendukung dan juga sekolah yang terus memberikan izin saat saya bertanding”, ucap Dio sesaat usai penyerahan piala.
Rasa bangga juga terucap dari Dicky Setiawan, sang mekanik sekaligus pelatih, “Ya perolehan prestasi ini aku senang sekali target yang aku push ke dio malah melebihi target yang aku canangkan ke dia, mudah-mudahan tahun depan bisa lebib baik lagi prestasinya”.

Selain kejuaraan Rok Cup Zona Asia, selama musim 2018 ini, Dio juga mengikuti seri kejuaraan karting X30 South East Asia. Di kejuaran tersebut yang berakhir minggu lalu (25-26/8) di sirkuit Bira, Thailand, pembalap Respon Motorsport Solo ini juga memenangkan tiket pada kelas X30 Super Shifter untuk mengikuti IAME International Final 2018 yang akan berlangsung di sirkuit Le Mans, Perancis. Namun sayang, 2 tiket final kejuaraan dunia karting yang diraih tak dapat dikuti keduanya karena waktu penyelenggaraan bersamaan.
“Iya, saya juga dapat tiket final kejuaraan X30 Super Shifter di Le Mans Perancis. Sayang, waktunya bersamaan dengan Final Rok Cup di Italy. Tahun ini saya fokus ikut yang di Italy saja, moga-moga tahun depan dapat lagi”, pungkas Diptya Oktadewa Ichwan.

Tercatat untuk balapan seri terakhir di Sentul International Karting Sircuit ini, Dio menyabet sedikitnya 8 trofi yang terdiri :
– Penghargaan Fastest of The Day Kategori Rok Shifter.
– Juara 1 Kejurnas Gokart, Kelas Shifter 125cc.
– Juara 1 Kejurnas Gokart, Kelas Rok Shifter.
– Juara 1 Kejurnas Gokart, Kelas Senior Rok Non Seeded.
– Juara Umum Kejurnas Gokart 2018, Kelas Senior Rok Non Seeded.
– Juara Umum Kejurnas Gokart 2018, Kelas Rok Shifter.
– Juara Umum Kejurnas Gokart 2018, Kelas Rok Shifter 150cc.
Dengan segudang capaian itu, Dicky Septiawan sang pelatih yang membimbing Dio menambahkan dan mengungkapkan rasa bangga dan harunya. “Bagi saya, ini capaian yang luar biasa. Saya haru sekaligus bangga. Dio pembalap yang jauh pengalamannya dibanding pembalap lain yang sudah membalap sejak umur 6-7 tahun. Namun dengan segala kekurangannya, Dio tekun untuk mengasah diri”, jelas mantan juara nasional balap motor ini.
Ditambahkannya, prestasi ini harus menjadi penyemangat untuk meningkatkan kualitas Dio, apalagi menghadapi final kejuaraan dunia di Italy yang persaingannya sangat berat.
Photo : Edi Batrawan

