BerandaRacing Roda 2MotoPrix Region D : Babang Raya Racing Ternate, Team Rumahan Hantarkan Handy...

MotoPrix Region D : Babang Raya Racing Ternate, Team Rumahan Hantarkan Handy Tuahatu Ungguli Team Pabrikan

OtomotifZone.com – Palu. Penampilan Handy Tuahatu diajang Kejurnas MotoPrix region D tahun 2019 memang sangat memukau. Sampai putaran 3 usai yang diikutinya, Handy Tuahatu masih menjadi pemuncak klasemen sementara kelas Expert. Meski dirinya main bersama tim Privateer, rider dengan nomor start 13 ini mampu berada diatas tim Pabrikan.
Memang selalu konsisten di beberapa putaran awal membuat Handy lebih unggul dalam perolehan point. Bersama tim Babang Raya Racing Team Ternate, saat ini Handy memiliki 110 point. Kejadian di Race 1 membuat Handy tidak bisa berada di panggung podium.
Akan tetapi atas kecerdikan pebalap hebat ini, Race 2 dirinya mampu buktikan dengan menjadi juara kedua. Yang mana menambah pundi pundi pointnya di puncak klasemen sementara. Tidak hanya itu, Handy juga mampu mengungguli mantan timnya di perolehan klasemen sementara.

Handi Tuahatu bermain cerdas

“Awalnya saya pensiun dulu tahun ini, namun tiba-tiba diajak gabung diteamnya Refangga hanya untuk berpartisipasi saja, kalau dapat point lanjutkan, kalau tidak ya evaluasi bersama, namun seri pertama Polman dan 2 di Tidore, ternyata saya mendapat point bagus, team akhirnya memutuskan lanjutkan hingga menghabiskan 2 seri tersisa, sekarang di Panggona dan sisa 1 seri lagi, saya sih tidak punya beban mau kalah atau menang, saya bermain santai, saya hanya bermain cermat untuk mempertahankan juara, saya sudah unggul 16 point, sayang kan kalau tidak digas sekalian”, papar Handy.
Selain pebalap bagus, kerja tim yang kompak dan mekanik yang cekatan membuat Handy bisa konsisten disetiap putarannya. Tahun 2019 tim Babang Raya Racing Team ini mempercayai mesinnya ditangani oleh Andri Boll. Mekanik Jawa Barat yang sudah lalu lalang dikancah balap nasional ini bagaikan pinang dibelah dua. Mereka berdua langsung menyatu dari awal seri.
“ Handy pembalap yang bagus. Dia sangat mudah beradaptasi dengan motor buatan saya. Padahal motor saya ini tidak jauh beda dengan motor tim Canasta yang saya pegang juga. Tapi Handy sangat cocok dan bisa puncaki klasemen sementara saat ini,” ujar Andri Boll langsung kepada OtomotifZone.com.
Tapi untuk menghadapi putaran akhir, Andri tidak bisa tinggal diam. Meski berada di puncak klasemen dirinya akan tetap fokus menyiapkan mesin untuk Handy di putaran akhir. Dirinya akan menunjukan bahwasannya tim Privater ini juga mampu bersaing hebat.
“ Untuk menghadapi putaran terakhir saya akan buatkan mesin baru mas. Saya kemarin putaran 3 kalah data dan set up body. Sebab Handy datang malam Sabtu tidak sempat setting. Tapi untuk putaran final saya harap Handy bisa datang lebih awal supaya bisa meraih hasil maksimal,” tutup Andri.

Handy Tuahatu

Handy hingga seri 3 Panggona, mengumpulkan 110 point, disusul Indra Aditya dengan 94 point, tentunya seri 4 akan menjadi seri habis-habisan antara team privateer dan pabrikan.

Kayaknya seri puncak yang sebetulnya jatah Sulsel tapi gosipnya akan diambil alih Sulbar, persaingan internal garputala juga mungkin akan seru, Babang Raya racing team rumahan mampu memimpin klasemen dan mengalahkan team yang disokong pabrikan, dan lebih serunya, Handy mengalahkan sang mantan.

Penulis : Team OZ |photo : Edi Batrawan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot