BerandaNewsMotor Balap Pakai Hukum Newton II

Motor Balap Pakai Hukum Newton II

OtomotifZone.com – Bandung. Giliran intip teknologi kendaraan roda 2 massa kini yang dimana kendaraan daily use maupun untuk balapan sangat memperhatikan bobot kendaraan. Para insinyur dahulu kala sampai saat ini sudah menyadari mengenai pengaruh bobot kendaraan terhadap efisiensi suatu kendaraan termasuk para tunner balapan di Indonesia. Yang menjadi dasar pemikiran hal ini tiada lain adalah hukum II Newton tentang gerak.

Dalam hukum I Newton, kita telah belajar ketika dibangku SMP mengenai gaya total yang bekerja pada suatu benda, misalnya kita mendorong sebuah uang receh diatas meja, setelah bergerak uang yang tadinya bergerak mulai terhenti. Ketika kita mendorong uang tersebut, kita memberikan gaya berupa dorongan, secara bersamaan pada uang tersebut bekerja juga gaya gesekan udara maupun gaya gesekan antara permukaan uang dan meja yang arahnya berlawanan dengan gaya dorongan yang kita berikan. Apabila jumlah selisih antara kekuatan dorongan kita dan gaya gesekan adalah nol, maka uang tersebut akan terhenti. Sebaliknya jika selisih antara gaya dorong yang kita berikan dengan gaya gesekan tidak nol, maka uang logam tersebut akan tetap bergerak. Selisih ini kita sebut gaya total.

Dalam kendaraan bermotor yang memberikan gaya (F) ini adalah Engine. Sekarang bayangkanlah anda mendorong sepeda motor, ketika anda mendorong motor tersebut dengan gaya tetap terlihat motor yang tadiinya diam mulai bergerak anggap saja 5 km/jam. Jika anda memberikan gaya 2 kali lipat dari gaya awal tadi, maka motor tersebut bergerak dengan laju 5 km/jam dua kali lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Dari fenomena ini bisa menyimpulkan bahwa percepatan berbanding lurus dengan gaya total yang bekerja pada benda.

Sekarang kita tambahkan variable massa benda/berat benda terhadap motor kita. Jika kita melakukan percobaan dengan 2 buah motor, motor pertama memiliki berat 5 kg dan motor ke 2 memiliki berat 10 kg. Ketika anda mendorong motor yang pertama lalu diteruskan dengan mendorong motor ke 2, maka akan terlihat bahwa percepatan motor yang ke 2 lebih kecil. Apabila gaya total yang bekerja pada benda tersebut sama, maka makin besar massa benda maka makin kecil percepatannya, sebaliknya makin kecil massa benda makin besar percepatannya. Hubungan ini diterangkan sejak jaman dahulu kala oleh eyang kita Newton yaitu Hukum II Newton tentang gerak dengan Formulanya yaitu F = m(massa).a(percepatan) Hal ini menjelaskan bahwasannya semakin berat kendaraan kita, maka semakin kecil percepatan kendaraan kita dan gaya yang dibutuhkan pun menjadi besar. Oleh karena itu kita sering lihat pada mesin-mesin balap seperti drag race pengurangan bobot kendaraan dan gesekan-gesekan mekanik pada kendaraan adalah hal yang wajib dilakukan.
Penulis : Jody Rusli | Foto : Dok OZ

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot