OtomotifZone.com – Cimahi. Pemilik bengkel Yong’s motor Bandung, Yongi Setiadi bawa Honda Nova Sonic 125 RS ke sirkuit Brigif Kujang II Cimahi, One Day Race with Trijaya Sumber Production 2017, Sabtu (30/09).
Motor tersebut masuk dalam daftar kelas bebek corner pro 4T s/d 150cc Mix dan jadi motor paling klasik.

Melihatnya meliuk di arena, serasa berteleportasi ke musim balap 2000-an dimana tahun itu Sonic RS jadi primadona pecinta kecepatan.
Agar bisa kompetitif Honda Sonic 125 RS Yong’s Motor mencangkok beberapa DNA CBR 150 karbu.

Bagian blok silinder dan kepala silinder dipasang CBR 150, jadi pertanyaan memang crankcase Sonic pas dengan blok CBR ?
Yongi pun menjelaskan, bahwa terdapat sedikit perbedaan blok silinder diantara kedua motor tersebut.
Tapi bisa diakali dengan kombinasi crankcase, maksudnya crankcase bagian kiri menggunakan Sonic dan bagian kanan pakai CBR.
Komponen lainnya, gearbox untuk gigi satu dan dua pakai milik CBR, tujuannya untuk menjaga interval percepatan makin rapat dan bertambah jadi enam percepatan.
Untuk kombinasi komponen gearbox tidak dilakukan modifikasi apapun alias tinggal pasang saja. Selebihnya tidak ada perubahan lagi, semua komponen pakai motor onderdil dari Sonic.
Sonic ini digarap bersama anaknya M. Gerry Setiadi, dan mempelajari setiap komponen yang bisa disubtitusikan.
Setelah mempelajarinya tibalah satu kesimpulan bahwa Honda Sonic Nova RS 125 merupakan orang tua biologis CBR 150, bila menimbang banyak komponen engine yang identik antara kedua motor itu.
Berkaitan motor Honda, tak perlu diragukan lagi Yong’s motor ahlinya. Mereka memiliki pengalaman puluhan tahun melakukan pengembangan motor Honda dari jenis dua tak sampai empat tak.
Bisa dikatakan paling hatam, bahkan bisa mengidentifikasi setiap komponen yang ada di Honda.
Suspensi Gazi
Karburator Ori CBR 150 vakum
Perkopling Tiger
Radiator CBR 150
Alamat bengkel :
Yong’s Motor, Jalan Lengkong Kecil No.44 Bandung
Penulis : Jody Rusli | Photos : Jody Rusli




