BerandaRacing Roda 2GrasstrackMotor Trail Pasaran Hiasi Kejurnas JC Supertrack, ATPM Tidak Buat Tim Satelit...

Motor Trail Pasaran Hiasi Kejurnas JC Supertrack, ATPM Tidak Buat Tim Satelit Dan Support Event Kejurnas..?

OtomotifZone.com – Jakarta. Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Yamaha, Kawasaki dan Honda mulai hiasi kejuaraan GTX di Indonesia. Pasalnya mereka sudah mulai bergerilia membuat motor Trail untuk konsumen harian. Tapi motor motor ini juga dipergunakan para tim balap untuk turun diajang balap tanah air. Terutama balap GTX bergengsi di Indonesia.

Semakin jelas terlihat motor trail yang sudah beredar di pasaran dan dinikmati publik sudah banyak terlihat diajang Kasal Cup Kejurnas GTX JC Supertrack tahun ini. Motor motor ini memang sudah mempuni untuk balap di tanah. Yang mana memang motor ini sebenarnya diperuntukan di medan seperti itu. Akhirnya tidak mau kehabisan akal, untuk menampung aspirasi pecinta balap tanah air, dibuka kelas khusus.

Kita ambil contoh seperti Trail STD 4L 150 dan Trail Tune Up 4L 180 cc. Motor yang digunakan memang motor yang dijual pasaran di Indonesia berbentuk Trail. Ada Honda dengan Honda CRF 150 nya, Yamaha dengan WR 155 nya dan Kawasaki dengan KLX 150 nya. Ini berarti sudah banyak motor dari ATPM yang masuk. Yang jadi pertanyaan apakah ATPM tidak mau membuat tim satelite yang disupport untuk mengharumkan nama ATPM itu sendiri?

Achos Lalang dan Kupret, 2 mekanik segudang prestasi turun gunung didunia grasstrack

Oh tenang, Kalau bicara tim satelite atau tim pabrikan sekalipun tim redaksi akan mulai mengabsen. Honda selaku produkan ATPM yang produk motornya laris di Indonesia sudah memiliki beberapa nama tim yang mereka support. Diantaranya motor motor tersebut yang ditangani langsung oleh Suhartanto alias Kupret untuk bagian mesin, terbukti lewat Jepri Bule dari team Honda Gulemar Nyomot Subang lewat Honda CRF, Honda juga lewat Rivaldi Julian dari Honda Yukido Race team ,M Zinane Alnesa dikelas Pro dari team Honda RDNG stories Bali juga menggunakan Honda CRF.

Sementara pembalap top lainnya, Inggil Berditus dengan Yamaha WR garapan Achos Lalang, disambung Rubin Cesar dan si bocah ajaib M Athar Al Ghifari menghiasi podium terhormat menggunakan Yamaha, JC Supertrackpun memulai dengan membuka kelas wanita Trail standar 4T 155cc menggunakan Yamah WR, dan pembalap 2 alam ini menjadi pemimpin klasemen sementara dikelas ini.

Kita ambil seperti itu contohnya. Nampaknya akan lebih sengit bila ATPM juga turun diajang garuk tanah. Perang antar ATPM akan tersaji dan membuat perlombaan semakin seru. Kalau diajang balap motor road race si sudah tidak heran. ATPM memiliki tim tim yang mereka support untuk membanggakan bendera ATPM masing masing. Lalu apakah GTX kedepannya akan seperti road race banyak tim satelite ataupun pabrikan yang disupport ATPM?.

Suci Mulyani pemimpin klasemen kelas trail  wanita

Jika mungkin dulu ATPM enggan mensupport balap grasstrack karena alasan motornya tidak berbentuk karena bebek 4T tak terlihat, sekarang motor yang dipake balap sama persis sesuai aslinya hanya ada beberapa bagian yang disesuaian karena regulasi yang mengedepankan safety.

Kita tunggu saja kedepannya dan kabar beritanya hanya di OtomotifZone.com

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot