BerandaHeadlineMotorcross Pembinaan Dan Pembibitan Paling Ideal

Motorcross Pembinaan Dan Pembibitan Paling Ideal

IMG_1044 copy

OtomotifZone.com-Kuningan, Jawa Barat. Bergulirnya kejurnas IRC MX seri 3 di sirkuit ex pacuan Kuda Cijoho Kuningan Sabtu-Minggu Kemaren (8-9/6) memberi kita pelajaran berharga.

Betapa susahnya pencapaian prestasi seorang atlit yang dibangun dan dirintis dari bawah perlu diapresiasi penjenjangan dan pembinaan tersebut. kenapa tidak? Crosser yang sudah bertengger di kelas expro, executive, MX 2 semua dilewati melalui tahapan berjenjang dari sejak kelas SE 50 cc.
Crosser-crosser belia yang menggeber tunggangan dikelas SE 50 cc dihuni anak-anak berusia belia dibawah 9 tahun atau tepatnya 8 tahun yang saat berlaga akan sangat jauuuuuh  berbeda dari keseharian dan juga sebaliknya akan tidak kelihatan seorang crosser handal ketika sudah asyik bermain.

media1

Pun ketika usia sudah menginjak 10 tahun hingga 12 tahun sudah  harus naik kela di SE 65 cc untuk kelas kejurnas, beda kalau SE 65 cc  novice masih ada keringanan usia 8 sampai 10 tahun.

Setelah bertempur dan menapaki jenjang demi kelas SE 85 cc sudah menanti bagi yang sudah berusia 11 hingga 14 tahun harus sudah bertengger dikelas wajib yang ramai menjadi perhatian kalangan.

Sengitnya persaingan dikelas SE 50 cc justru kalah sengit dengan ramai dan berisiknya teriakan para crew untuk member semangat pada crosser dengan suara lantang dan juga ikut menjaga agar tidak ada insiden yang membahayakan.

Penjenjangan tersebut sangatlah ideal bagi proses torehan prestasi crosser Indonesia, tinggal apakah prestasi tersebut akan dihantar ke tingkat Regional Asia bahkan dunia? atau kejuaraan ini sama dengan olahraga balap motor yang lebih menekankan bisnis??? Nah siapa yang bertanggung jawab terhadap kelangsungan prestasi crosser Nasional ke tingkat dunia???

Ramainya persaingan tersebut kadang juga perlu diwaspadai adanya kemungkinan kecurangan pencurian atau manipulasi usia, hal tersebut sudah terdengar santer di seri 2 Ciamis dan Kuningan kemaren. Adanya kecurangan disinyalir sudah diketahui oleh beberapa team, ketika oz konfrontir, para manager team koompak menolak  untuk menjelaskan dan seragam berkomentar yang sama, ” tunggu tanggal mainnya aja bro”.

Apakah rumor ini sudah terdengar PP IMI????

Wah bakal seru tuh……

penulis : Edi Batrawan | Foto : Ei

Must Read