OtomotifZone.com-Kuningan, Jabar. Ajang Kejurnas Motorcross IRC 2013 seri 3 Kuningan (8/6) seri kemaren dan seri-seri sebelumnya sangatlah heboh ketika kelas SE 50 cc dilepas dari gridnya.
Raungan kuda besi yang rata-rata KTM 50 cc ini kalah kenceng daripada teriakan para mekanik, crew, manager bahkan orang tua crosser itu sendiri. Hampir ditiap event jumlah crew yang berteriak, berlari, menari bahkan memberi intruksi jaauuuuh lebih banyak 3 kali lipat dari jumlah pembalap itu sendiri.
Dari mulai tikungan pertama hingga tembus table top finish gate, teriakan demi teriakan gaaaasssss gaassssss akan terus terdengar melengking melebihi suara rocker metallica dikala manggung. Kadang saking hebohnya crew berlarian acap kali tersenggol para pembalap yang sedang melaju kencang dan tidak jarang kena umpat kekesalan team lain dan juga crosser cilik yang tersenggol.
Banyak gaya dan gerakan-gerakan lucu yang dipertontonkan para crew menyemangati para crosser cilik berlaga. Disamping tugas teriak, tugas utama adalah sebenarnya mengawal dan mengawasi apabila crosser cilik jatuh para crew siap mengangkat motor yang menindihnya dan juga mengangkat crosser kembali pada joknya serta ikut membantu mendorong disaat crosser cilik panik ketika disalip lawannya.
” kami lebih cape dan ngos-ngosan daripada pembalap itu sendiri, sampai-sampai nafas mau putus dan minta bantuan oksigen membantu pernafasan kami kalau pertarungan itu seru dan medan sirkuit yang berat, kaya di Maguwoharjo yang berpasir dan tandus serta udara panas, Gapuraning rahayu yang terjal tinggi juga sangat menguras tenaga, begitupun di kuningan. meskipun lebih kecil tapi sirkuitnya luas dan lebar sehingga kami juga perlu bagi pasukan untuk mengawasinya”, tegas Beny Baonk dari team Gordons kartika ehr imola nugroho mx dan diamini crew Nugroho MX dan team Darul ‘Ulum Agung MX team.




