OtomotifZone.com – Jayapura. MP Fammily Waena kembali mencuri perhatian dan sorotan lewat pembalapnya Ari Afriansyah. Kemenangan mereka menjadi saksi berakhirnya gelaran Avics Power Drag Seri I 2025 Jayapura. Di lintasan Non Permanen AURI Silas Papare, Sentani. Kabupaten Jayapura (7/9).
Ari Afriansyah atau Ari Kecil berhasil meraih juara umum di dua kategori secara sekaligus yakni juara umum open dan juara umum Lokal Se Tanah Papua plus menyabet predikat juara Holeshoot 6,8 detik. Ari sukses mengalahkan para pesaingnya di kelas Open setelah menorehkan 115 point sementara itu dikategori Lokal Papua ia mencatatkan 90 point. Serta mampu memecahkan rekor Holeshot 6,8 detik dengan catatan terbaiknya 06,877 second.
Meski tanpa kesiapan matang menghadapi ajang ini. Tim yang belum lama terbentuk lewat Maryo Paskali Panggabean tampil konsisten di sejumlah kelas bergengsi lewat dua pembalap andalannya Ari Afriansyah dan Heri Mada Ali dengan perolehan 10 trophy juara kelas.

” Alhamdulillah event kemaren sangat senang sama team yang masih di bilang baru ini. Dengan persiapan tim yang mepet waktu. Sebab baru selesai juga dengan event road race kemarin. Kurang lebih H-5 kita baru mulai bergerak dengan posisi keadaan 3 mesin sementara di repear. Tapi dengan kekompakan, loyalitas dan tujuan tim semua bisa selesai dengan tepat waktu. Alhamdulillah bisa mendapat hasil yang maksimal,” jelas Gilang Syaputra, selaku Manager tim.
Owner MP Fammily Waena Maryo Paskali berharap kepada IMI Papua, dapat mengagendakan kegiatan otomotif. agar kesiapan tim untuk mengikuti kegiatan balap dapat berjalan lancar. “Ini bisa menjadi perhatian IMI Papua dapat mengatur jadwal atau kalender kegiatan balap di Papua. Agar tim yang ada dapat berpartisipasi pada semua event yang tergelar. Tim kami atau yang lainnya sedikit kewalahan juga secara finansial ataupun kesiapan dengan mepetnya kegiatan balap. Tentunya juga bukan hanya berdampak pada kami akan tetapi juga pada ajang tersebut dengan minimnya peserta” ujar Owner Maryo kepada Penulis.

Tanggapan seragam pun terucap lewat pembalapnya Ari, bahwasanya dampak minimnya peserta juga akan berimbas kurangnya amplop pembinaan kepada peraih juara. “Dengan kurangnya kuota peserta yang ikut ini juga pengaruhi uang pembinaan kami. Yang harusnya semua juara dapat amplop karena kurang akhirnya beberapa juara hanya dapatkan trophy saja” Kata Ari Kecil.
Fuad mekanik yang menangani langsung teamnya ini ternyata sudah mencapai target yang sudah di rencanakan sebelumnya, walaupun dengan kesiapan mendadak bisa menjadi juara umum di dua kategori walaupun dapatkan beberapa kendala. Tetapi Phe sapaan mekanik ini bersama team sudah cukup puas pada hasil yang telah di raihnya kemarin.
” Ya memang kemarin kita sedikit dapatkan kendala dengan kesiapan yang tiba-tiba tim ini harus turun lagi di drag bike. Kendala juga kita dapatkan waktu settingan motor yang mepet sekali untuk menyesuakan motor dan pembalap. Sekalipun ada kendala ya kita bisa dapat hasil yang sesuai juga” Tutup Mekanik.
Foto : Baku Balap

