Beranda Headline Muhammad Harits Ancaman Baru Kelas Junior Max

Muhammad Harits Ancaman Baru Kelas Junior Max

0
1339
Luapan kemenangan
Muhammad Harits Juara Junior Max
Muhammad Harits Juara Junior Max

OtomotifZone.com-Sentul. Sentul International karting Circuit Bogor dibuat kaget dengan penampilan M.Harits saat turun dikelas Junior Max gelaran Eshark Nasional karting 2015 round 1 Minggu (22/2) kemaren.

Penampilan dan performa siswa SMP Annisa Pondok Aren Jakarta ini hampirĀ  sempurna dan tanca cela meski saat final sempat mengalami slide saat berebut masuk tikungan pertama, namun penampilan si Bungsu dari 3 bersaudara ini tidak tersentuh sedikitpun oleh 11 pesaing lainnya..

Sejak QTT hingga final Harits selalu tampil prima, cara bawa yang begitu luwes dan rapi menjaga line membuat pesaing terdekat dan kandidat kuat juara Presley Martono pun harus pasrah dan hanya mengikuti jalur siswa kelas 7 ini.

Torehan waktu terbaik 49.577 detik saat qualifying hingga selisih 0.221 detik dari saingan terdekat Keanon “the Dragon Boy”Santoso asal TKM PDB Racing sudah membikin geger dan ketar-ketir pembalap dan mekanik, ko bisaaa bor…. ya bisa laah., secara doi adalah pembalap pendatang baru dikelas Junior Max setelah tahun sebelumnya masih turun dikelas Micro Max dan sempat turun dikelas Junior ajang Eshark akhir seri 2014.

Luapan kemenangan
Luapan kemenangan

Keperkasaan putra Teguh Imanto yang selalu kasih support disisi lintasan dan sang Ibunda Aditiana Roesli yang selalu menyemangati diatas tribune membuat penampilannya saat heat semakin menjadi, meninggalkan jauh Keanon Santoso dengan selisih waktu 0.635 detik dan lawan-lawan lainya dan terus memimpin hingga 10 lap berakhir. Tidak hanya sampai disitu saja keperkasaan pembalap yang baru turunĀ  balap tahun 2009 diajang seri 3 Kejurnas karting ini berlanjut saat Pre Final.

Juara 3 micro Max 2013 ini langsung ngacir meninggalkan jauh Presley Martono dari DT Racing dengan rentang waktu cukup jauh 4.952 detik dan semakin jauh dengan posisi tiga besar kebawah, Fre Final ini menjadi milih sepenuhnya pembalap tengil Harits hingga 20 putaran usai dilahapnya dengan total waktu 16:47.409 dan ini pil pahit bagi Keanon yang harus merumput setelah melintir bertiga dengan Agi Borneo dan Prassetyo Harja ditikungan pertama.

Ketegangan kembali menyeruak saat memasuki babak final, babak penentuan siapa terbaik dikelas pavorite ini, 12 pembalap Junior terbaik Indonesia akan memperebutkan point penuh diseri awal sebagai bekal memuluskan tangga juara dan tahta juara nasional 2015 akhirnya terjawab. Saat Formasi start sudah mulai terlihat intrik dan cara bagaimana caranya bisa menjadi yang terdepan dan melesat jauh keluar tikungan pertama. Terlihat saat lampu merah padam tanda balap berlangsung dan dinyatakan go…pembalap Go..!! Motorsport sempat nge”slide” 1/4 kearah tengah beberapa saat sebelum akhirnya mampu stabil kembali dan langsung melesat meninggalkan rival-rivalnya.

Teguh Imanto sang ayah
Teguh Imanto sang ayah

3 putaran pertama persaingan masih begitu kental, posisi rapat dan saling intip untuk over tackhing masih kental diantara mereka, sebelum akhirnya 22 lap berakhir, M.Harits sang juara Nasional Comer Cadet 60 ditahun 2010, 2013 dan juara 2 ditahun 2014 ini akhirnya menjadi yang tercepat dan terbaik dikelas Junior Max seri pertama dengan selisih waktu 3.893 detik, sementara persaingan memperebutkan posisi 2 hingga 4 ramai dan tegang antara Prassetyo Hardja, M Ferrel Fadhil dan Presley Martono hingga balap usai menjadi penyumbang semakin jauhnya Harist meninggalkan mereka.

“Semua pembalap Junior hebat-hebat semua, mungkin saya lagi lucky aja dan teman-teman yang lain belum beruntung makanya saya bisa menang, saya mencoba bermain tenang dan focus kedepan, tidak menghiraukan gangguan yang sengaja untuk membuyarkan konsentrasi saya, dan Alhamdulillah saya bisa finish di posisi pertama dan menjadi bekal point untuk melakoni seri selanjutnya” papar Harits.

Selamat Rits….

Penulis : Edi Batrawan | Photo : Edi imola