
OtomotifZone.com-Bandung. Seri 1 kejurnas balap motor Indonesia region 2 sudah digelar Minggu (1/3) kemaren di Sentul International karting and Motocycle Circuit Bogor, mungkin sebagian besar pemerhati balap motor mafhum dan hapal kalau gelaran perdana ditanah Jawa sangat memprihatinkan, mulai dari sepinya peserta, kosongnya penonton dan penyandang dana dari para ATPM pun enggan mengucurkan dana untuk penyelenggaraan event skala nasional yang tebagi 6 region di tanah air.
Bukti sudah jelas terlihat diperhelatan awal region 2 sudah menjadi indikasi mendekati kenyataan, betapa sudah tidak ada gregetnya balap nasional setelah para penyandang dana menarik diri dari kancah kucur-kucuran dana ke regulator sementara hasil yang didapat mungkin tidak sebanding dengan apa yang dikeluarkan.
Sementara penyelenggaraan OMR dari tahun ketahun mengalami kenaikan dan kualitas yang cukup signifikan….sejarah lahirnya OMR awalnya diwilayah Pengprov Jawa Barat ketika pihak ATPM atau main dealer support di club event atau kejurda untuk membuka kelas OMR dan akhirnya seiring perkembangan balap tanah air, masing ATPM menggelar event besar-besaran tanpa mementingkan untung dan rugi…..
Hadiah besar-besaran, banyak memanjakan pembalap, mekanik, team dan juga penonton…dalam penyelenggaraan OMR sering dijumpai adanya pentas musik yang bintang tamunya bukan band antar kampung tapi papan atas nasional dan penonton masuk pun gratis….tisss….tiss alias nga mbayaar men…..dan banyak keuntungan lain yang tidak didapat dipenyelenggaraan balap motor event apapun.
OMR adalah lahan pesta ATPM yang sebenarnya, mereka jelas menggelontorkan dana ratusan juga dalam satu event tapi jelas peruntukannya, balik lagi ke komunitas racing pemakai sesama merk, kalau kejurnas masih menganut petak umpat dan tambal sulam regulasi tunggu tinggal wasallam dan balik kanan ditinggalkan pembalap dan sponsornya….
Kehawatiran akan hal itu diamini Frans tanujaya selaku Kabid Roda 2 PP IMI melihat animo pembalap enggan turun di ajang kejurnas efek dari mundurnya sayap terbang mundur dari gelaran IP dan benar-benar terbang sendiri lebih nyaman bikin OMR, “kami akan membawa masalah sepinya Motoprix kemaren (seri 1 region 2 Sentul) ke rapat pleno, ini harus segera diantisipasi, ATPM lebih memilih OMR maka Motoprix juga harus diselamatkan”
Semutpun akan marah apabila terusik……apalagi yang diusik gajah…….kebayangkan…….adakah campur tangan orang diluar lingkaran Regulator..????
Menganut pepatah Nasi sudah menjadi bubur apakah akan menjadi pelajaran sang regulator bagaimana menjadi pelayan yang baik, tanpa dukungan sponsor baik PP IMI dan 33 pengprov se Indonesia kalau tidak memanjakan sponsor ya siap-siap saja sayonara and goodbye beibeh……
Apakah nasib Kejurnas balap motor seri 1 region Sumatra yang akan digelar Minggu ini (8/3) Bengkulu akan bernasib sama atau tidak pengaruhnya..???? tunggu laporan dari Otomotifzone.com.
#saveracing #saveroadrace
Penulis : Edi Batrawan | Photo : Edi Imola

